Sejarah Tottenham Hotspurs FC

Tottenham Hotspurs membuat sejarah pada masa lalu ketika menjadi tim Inggris pertama yang memenangkan trofi Eropa, serta memenangkan Piala UEFA pertama yang pernah diselenggarakan. Selama masa mereka terbentuk Spurs berjalan dengan penuh cerita. Tottenham Hotspur lebih terkenal dengan Tim Spesialis Kompetisi piala bukan Liga. Secara keseluruhan, Koleksi trofi mereka terisi dengan delapan Piala FA, empat Piala Liga, satu Piala Winners dan dua Piala UEFA. Selain tradisi panjang kesuksesan piala mereka, Spurs juga bisa berbangga hati karena mereka juga pernah memenangkan gelar liga yaitu pada tahun 1951 dan 1961.

Sejarah Awal Berdiri

Tottenham Hotspurs FC berdiri pada tahun 1882, sekelompok anak laki-laki yang bersekolah di Gereja All Hallows. Pada awalnya, klub itu hanya bernama Hotspur, untuk menghindari kesamaan nama dengan klub yang lebih tua yaitu yang bernama Hotspur FC. Maka, nama itu segera diubah menjadi Tottenham Hotspurs.

Tak lama setelah masuk menjadi peserta di Liga Selatan pada tahun 1895, Tottenham mulai menarik banyak penggemar untuk datang ke pertandingan kandang mereka. Lonjakan popularitas Klub ini memiliki peran besar dalam klub untuk menjadi Tim yang berpotensi unuk meraih trofi. Mereka memperoleh gelar pertama mereka pada tahun 1901 dengan mengalahkan Sheffield United di final Piala FA, sehingga menjadi satu-satunya tim non-Liga Sepak Bola Inggris yang memenangkan Piala FA.

Pada tahun 1908 klub masuk menjadi anggota English Football League (EFL) dan pada musim pertama mereka berkompetisi, mereka langsung berhasil promosi dari divisi II ke divisi I.

Kecuali satu Piala FA pada tahun 1921, lima dekade berikutnya cukup lancar bagi klub. Periode pasca-Perang Dunia II membuat mereka sedikit bersemangat, terutama setelah mereka mulai menerapkan gaya permainan “push and run”. Ini adalah salah satu alasan terbesar Tottenham untuk memenangkan gelar Liga pada tahun 1951. Strategi ini tidak terbukti efektif, setelah tim lawan mulai beradaptasi dan mulai menemukan kelemahannya.

Kesuksean Tottenham Hotspurs di bawah Bill Nicholson

Pengangkatan legenda klub Bill Nicholson Menjadi manajer pada tahun 1958 adalah awal era baru bagi klub. Waktu Nicholson dengan klub secara luas diakui sebagai periode terbesar dalam sejarah Tottenham. Selama enam belas tahun memimpin, ia memimpin klub meraih gelar Liga (1961), tiga Piala FA (1961, 1962, 1967), dua Piala Liga (1971, 1973), satu Piala Winners (1963) dan Piala UEFA perdana (1972).

Kepergian Nicholson pada tahun 1974  meninggalkan dampak langsung pada klub. Tren negatif terus membayangi Spurs yang terdegradasi tidak lama kemudian setelah itu. Namun, masalah mereka tidak bertahan terlalu lama. Ketika manajer baru, Keith Burkinshaw dan beberapa pemain bintangnya. Tottenham kembali menjadi sorotan dengan mengklaim Piala FA pada tahun 1981. Setelah mempertahankan trofi pada tahun berikutnya, mereka melangkah lebih jauh dengan memenangkan Piala UEFA kedua mereka pada tahun 1983. Dengan mengalahkan Anderlecht di final lewat adu penalti.

Ardiles dan Villa bergabung dengan Spurs

Pada tahun 1978, dua anggota skuad Tim Nasional Argentina pemenang Piala Dunia 1978, Ricky Villa dan Osvaldo Ardiles pindah ke Spurs. Ini menjadi berita besar bukan hanya karena kualitas para pemainnya, tetapi juga karena menandai berakhirnya larangan yang telah terjadi selama hampir 50 tahun di sepakbola Inggris terhadap pemain asing. Ardiles akan bermain sepuluh tahun untuk klub dan Villa lima tahun, keduanya menjadi sangat populer di kalangan penggemar tottenham.

Beberapa dekade berikutnya Tim tidak konsisten, dengan tiga koleksi Piala yang sukses mereka raih. Namun, dalam penyelesaian penampilan di  liga biasa-biasa saja. Setelah mengklaim Piala FA terakhir mereka pada tahun 1990, Tottenham menindaklanjutinya dengan kemenangan Piala Liga pada tahun 1999 dan 2008.

Tottenham Hotspurs Era Liga Primer

Menjadi sebagian besar tim rata-rata di liga baru, Spurs kembali di puncak dan berjuang untuk gelar liga di musim 2015/16. Tim selesai di tempat ketiga dan Harry Kane menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Premier dengan 25 gol. Hasil liga musim berikutnya akan lebih baik, dengan posisi kedua setelah Chelsea , sejauh ini posisi terbaik yang pernah ada di Liga Premier untuk Tottenham. Namun, penampilan mereka menurun dan berimbas dengan pemecatan sang manajer mauricio Pochetino. Setelah pemecayan itu Spurs cenderung tidak konsisten dan masih belum bisa menemukan performa terbaiknya kembali.

Sampai saat ini, sepanjang sejarah Liga Premier Inggris terbentuk Tottenham Hotspurs belum pernah merasakan sekalipun mencicipi trofi juara liga.

Info Dasar

Berdiri : 1878

Negara: Inggris

Kota: London

Stadion

Tottenham Marshes (1882-1888)
Northumberland Park (1888-1899)
White Hart Lane (1899-2017)
Tottenham Hotspur Stadium (2019- Sampai sekarang)

Prestasi

Divisi Pertama/Liga Premier: 20

Piala FA : 12

Piala Liga Inggris : 5

Liga Champions: 3

Piala Winners/ Piala UEFA: 1

Liga Eropa UEFA: 2

Rekor klub

Game yang paling banyak dimainkan: Steve Perryman (854)

Pencetak gol terbanyak: Jimmy Graeves (266)

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: