Sejarah Tottenham Hotspur

Sejarah Tottenham Hotspur

Sejarah Tottenham Hotspur. Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub yang berkompetisi di Premier League. Saat ini klub berjuluk The Lylywhites tersebut tengah menjadi sorotan berkat penampilan impresifnya di Premier League. Mereka pun menjadi salah satu kandidat juara Premier League musim 2020/2021 ini.

Awal Berdiri Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur merupakan klub yang berdiri pada 5 September 1982. Awalnya klub ini terbentuk sebagai cabang dari klub kriket yakni Hotspur Cricket Club oleh kelompok murid tata bahasa Inggris dari sekolah Kitab Suci di gereja All Hallows. Saat itu klub ini bernama Hotspur FC. Hotspur terinspirasi dari Sir Henry Percy yang bermain sebagai Harry Hotspur dalam pertunjukan Henry IV bagian 1 karya pujangga ternama William Shakespeare. Hotspur FC kemudian  berubah menjadi Tottenham Hotspur pada tahun 1984. Penambahan kata Tottenham karena klub ini bermarkas di kota bernama Tottenham, bagian utara London. Sementara penggemar mereka memberi mereka nama the  Lilywhites  karena seragam tradisional mereka yang berwarna putih.

Kostum Tottenham Hotspur

Kostum pertama Tottenham adalah biru untuk baju dan celana, tetapi kemudian terus berganti. Mulai dari baju merah dan celana biru hingga strip coklat dan emas. Di penghujung abad 19, mereka akhirnya menggunakan baju putih dan celana biru hingga kini. Ini sebagai penghargaan kepada Preston North End, klub tersukses saat itu dan untuk seragam itulah memakai julukan the Lilywhites. Setelah Perang Dunia Pertama, Hotspur mulai memasang logo ayam muda jantan dan kemudian pada 1939 memperkenalkan nomor punggung. Holsten menjadi sponsor komersial pertama yang logonya terpampang di kostum tim pada 1983.

Sejak final Piala FA 1901, ayam jantan muda telah menjadi bagian dari logo Spurs dan pada 1909, pemain bernama William James Scott memahat perunggu dengan simbol ayam jantan muda berdiri di atas bola sepak. Kemudian Hotspur melakukan revitalisasi logo klub yang hanya terdiri ayam jantan muda di atas bola sepak, dan tulisan Tottenham Hotspur pada tahun 2006.

Pendukung Tottenham Hotspur

Dalam beberapa musim pada masa 1950-an dan 1960-an, Tottenham memiliki rata-rata penonton tertinggi di Inggris. Ketika itu, Spurs berada dalam masa jayanya. Musuh terbesar fans Spurs tentu saja Arsenal, selain klub London lain seperti Chelsea dan West Ham United.

Seperti klub lainnya di London, banyak pendukung Spurs berasal dari kalangan Yahudi dan ini sering berakhir pada provokasi yang berbau rasisme. Namun, suporter Tottenham, baik dari keturunan Yahudi maupun non-Yahudi, tetap bersatu untuk mencegah perpecahan antara mereka. Hal serupa juga terjadi pada raksasa Eredivisie Belanda Ajax Amsterdam.

Stadion

Tottenham Marshes menjadi kandang pertama Spurs dalam enam tahun pertama mereka. Di sinilah tempat kali pertama the Lilywhites berhadapan dengan rival abadi Arsenal (kala itu bernama Royal Arsenal). Tottenham unggul 2-1 sebelum pertandingan selesai karena kurangnya cahaya akibat the Gunners terlambat datang. Setelah itu, mereka pindah ke Northumberland Park untuk satu tahun karena terlalu banyaknya suporter

Situasi yang sama memaksa mereka untuk pindah ke kandang mereka hingga kini White Hart Lane yang terakhir kali. Sebagai catatan, hingga kini Tottenham tercatat di peringkat ketiga untuk rata-rata penonton di stadion tertinggi sepanjang masa. Rencananya, Hotspur akan membangun stadion baru dengan kapasitas maksimal 60.000 berdekatan dengan White Hart Lane, namun mereka tak akan memakai nama White Hart Lane lagi.

Tottenham Hotspur Stadium adalah sebuah stadion milik Hotspur saat ini.  Stadion ini memiliki kapasitas 62.303. Ini menjadi salah satu daftar stadion sepak bola terbesar di Liga Inggris untuk klub dari London. Klub memilih untuk tidak menggunakan nama stadion sebelumnya White Hart Lane, memilih untuk menamainya Stadion Tottenham Hotspur. Sejarah Tottenham Hotspur.

Rivalitas

Derby London Utara adalah nama derby lokal sepak bola di Inggris antara dua tim yang berbasis di London Utara, yaitu Arsenal dan Tottenham Hotspur. Baik penggemar Arsenal dan Tottenham telah mengakui satu sama lain sebagai salah satu rival terbesar mereka dan derby adalah salah satu yang paling sengit di dunia sepakbola.

Pertemuan pertama antara kedua tim adalah pertandingan persahabatan pada tanggal 19 November 1887. Ketika Arsenal masih bernama  sebagai Royal Arsenal. Namun, persaingan yang sebenarnya antara kedua tim terjadi ketika Arsenal pindah dari Manor Ground, Plumstead ke Stadion Arsenal, Highbury. Jaraknya  hanya empat mil dari White Hart Lane. Sehingga mereka menjadi tetangga terdekat Tottenham dan persaingan mulai tumbuh pada saat itu. Kedua tim pertama kali saling berhadapan sebagai London utara dalam pertandingan Dana Bantuan Perang pada 22 Agustus 1914 di White Hart Lane. Meskipun Arsenal berada di Divisi Kedua dan Tottenham di Divisi Pertama, Arsenal menang 5–1.

Penggemar Arsenal memiliki hari perayaan terkait dengan persaingan London utara yaitu  Hari St Totteringham. Yang merupakan hari di musim ketika Tottenham secara matematis tidak bisa finis di atas Arsenal di tabel liga. Penggemar Spurs telah lama menyatakan 14 April sebagai hari St. Hotspur untuk menghormati kemenangan 3–1 Spurs atas Arsenal di semifinal Piala FA 1991. St Hotspur Day juga terjadi pada 14 April 2010, ketika Spurs mengalahkan Arsenal 2–1. Sejarah Tottenham Hotspur.

Prestasi

Tottenham Hotspur merupakan klub yang sangat sabar dan tabah. Hal tersebut karena Spurs telah puasa gelar selama kurang lebih 12 tahun. Terakhir kali mereka mengangkat trofi terjadi pada tahun 2008. Di mana saat itu Spurs berhasil menjuarai Piala Liga. Sementara untuk trofi kasta teratas liga Inggris, Spurs terakhir kali mengangkatnya pada musim 1960/1961.

Meskipun berstatus sebagai The Big Six, nyatanya Spurs belum sekali pun mencicipi gelar Premier League. Tottenham Hotspur juga tentu saja sangat berharap bisa menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya. Dengan skuat yang ada saat ini serta dengan sosok berpengalaman Mourinho.

Walaupun Tottenham Hotspur belum pernah juara Premier League, namun mereka juga menjadi salah satu klub yang belum pernah degradasi. Prestasi terbaik mereka yaitu finish di posisi runner-up pada musim 2016/2017. Sementara untuk catatan terburuk, Spurs pernah mengakhiri musim di posisi 15 pada musim 1993/1994 .

Tottenham sepertinya sangat hobi mencatatkan diri sebagai yang pertama. diantaranya yaitu :

  1. Spurs menjadi klub pertama yang melakukan pergantian pemain di Premier League. Mantan penjaga gawang Tottenham Erik Thorstvedt menjadi pemain pengganti Liga Premier pertama saat ia menggantikan Ian Walker pada pertandingan pertama musim 1992 menghadapi Southampton.
  2. Spurs menjadi klub non-kasta teratas pertama yang menjuarai Piala FA. setelah berhasil menjuarai Piala FA pada tahun 1901. Meskipun berkompetisi di kasta bawah Spurs  Hal tersebut menjadi sejarah tersendiri, di mana Tottenham menjadi satu-satunya klub non-Kasta teratas yang menjuarai Piala FA,.
  3. Tottenham adalah klub pertama pada abad ke-20 yang meraih gelar ganda sebagai juara Liga dan Piala FA. Setelah berhasil mempertahankan Piala FA pada tahun 1962.
  4. Tottenham menjadi klub Inggris pertama yang menjuarai kompetisi Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners.
  5. Tottenham menjadi klub pertama yang menjadi juara Piala UEFA sejak dibentuk pada tahun 1971
  6. Spurs juga  menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan dua piala utama Eropa yang berbeda. Yaitu piala winners dan Piala UEFA.

Manajer

Bill Nicholson adalah manajer tersukses dalam sejarah Spurs. Dalam karir 68 tahunnya di White Hart Lane, ia mengabdi mulai dari teknisi hingga presiden klub. Nicholson bergabung pada 1936 dan kemudian menjadi manajer pada 1958. Dalam partai perdananya pada 11 Oktober, Nicholson langsung menggebrak dengan mengalahkan Everton 10-4. Itulah rekor kemenangan terbesar Spurs saat itu dan pertanda lahirnya masa kejayaan.

Ia mencatat sukses luar biasa dengan gelar ganda pada 1961 (gelar ganda pertama klub Inggris di abad ke-20), Piala FA dan semi-final Piala Eropa (Liga Champions) pada 1962, dan juara Piala Winners pada 1963. Jimmy Greaves menjadi andalannya saat itu. Setelah tim pertama termakan usia, tim kedua yang diisi Terry Venables dan Joe Kinnear membawa Piala FA 1967.

Pada dekade 70-an, dua Piala Liga (1971 dan 1973) dan Piala UEFA 1972 menambah koleksi piala di White Hart Lane sebelum ia akhirnya mundur pada musim 1974/75. Sejarah Tottenham Hotspur.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *