Sejarah Leicester City FC

Meskipun Leicester City tidak memiliki sejarah yang penuh warna seperti beberapa rival mereka di Midlands, klub dapat membanggakan hanya menghabiskan satu musim di luar dua divisi teratas Klub sepak bola Liga Inggris. Mereka telah memenangkan beberapa gelar Divisi Kedua dan tiga Piala Liga, dan secara mengejutkan semua penggemar sepak bola inggris setelah finis pertama di Liga Premier melawan segala rintangan pada musim 2015-16.

Padahal saat itu Leicester City merupakan Tim yang baru promosi dan seharusnya mereka berjuang untuk tidak terdegradasi. Akan tetapi secara tidak terduga mereka malah berjuang untuk merebut gelar juara dan mereka pun berhasil merebutnya dengan mengalahkan Arsenal FC yang berada di peringkat kedua. Leicester memiliki persaingan lama dengan Nottingham Forest, sebuah pertandingan  yang biasanya disebut sebagai East Midlands derbi. Di masa lalu klub, dua kiper paling legendaris Inggris, Gordon Banks dan Peter Shilton menjadi persaingan yang sengit anatara mereka.

Sejarah Berdiri Leicester City

Leicester City berdiri pada tahun 1884, dengan nama Leicester Fosse oleh mantan murid Sekolah Wygesston. Fosse adalah merupakan nama jalan raya Romawi kuno di Inggris

Leicester menjadi anggota Football League pada tahun 1894 dan setelah beberapa musim yang biasa-biasa saja di Divisi Kedua, mereka mendapatkan promosi ke Divisi Pertama pada tahun 1908. Namun, musim pertama mereka di papan atas tercoreng dengan sebuah bencana kekalahan memalukan dari sang Rival Mereka. Selain kembali terdegradasi, musim tersebut akan meninggalkan sejarah kurang enak di mata para penggemar Leicester City karena kekalahan 12-0 dari Rival mereka, Nottingham Forest. Kekelahan tersebut menjadi kekalahan terbesar klub sepanjang masa dalam sejarah Leicester City.

Perubahan Nama Menjadi Leicester City

Karena masalah keuangan, klub ini direformasi dan berganti nama menjadi Leicester City pada tahun 1919. Dipimpin oleh Arthur Chandler, pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa, yaitu dengan 273 gol dalam 393 penampilan. Leicester kembali ke Divisi Pertama pada tahun 1925 dan finis sebagai runner up Klasemen Liga Inggris saat itu.

Klub tidak akan mulai menjadi berita utama lagi sampai penunjukan Matt Gillies sebagai pelatih pada tahun 1958. Mata tajam Gillies untuk bakat adalah bagian penting dalam membentuk tim yang akan mencapai dua final Piala FA tahun 1961 dan 1963 dan finis keempat di Divisi Pertama tahun 1963. Mereka hanya perlu menunggu satu tahun lagi untuk merebut trofi Piala Liga lagi pada tahun 1964. Setelah pengunduran diri Gillies pada tahun 1968, Leicester hanya akan menghabiskan satu tahun di papan atas sebelum kembali turun ke Divisi Kedua lagi.

Setelah beberapa dekade klub hanya turun naik kasta  antara dua divisi teratas, Leicester City memenangkan dua Piala Liga lagi pada tahun 1997 dan 2000. Tetapi tetap saja, rasa trofi ini tidak banyak mengubah keberuntungan klub. Setelah menghabiskan banyak uang untuk beberapa penandatanganan rekor transfer yang buruk. Leicester dengan cepat menemukan diri mereka lagi di Divisi Championship. Di mana mereka bertahan sampai 2008 sampai degradasi lagi, kali ini mereka turun ke  ke League One. Namun, ini akan menjadi satu-satunya musim mereka di kompetisi ini. Pelatih baru, Nigel Pearson berhasil membawa Leicester kembali ke Championship tahun selanjutnya.

Kemenangan Liga Premier yang tak terduga

Pada musim 2015-16 Leicester City mengejutkan seluruh dunia sepak bola dengan penampilan luar biasa di Liga Premier Inggris. Di bawah manajemen Claudio Ranieri, tim sukses besar dan memenangkan liga teratas untuk pertama kalinya. Bagi para penggemar ini merupakan mimpi yang hampir mustahil di era Sepak bola Modern saat ini. Hingga sekarang Leicester City masih bertahan di Liga Premier Inggris, bahkan mereka selalu berada pada zona eropa pada Klasemen Akhir Liga Inggris.

Info Dasar

Berdiri : 1884

Negara: Inggris

Kota: Leicester

Stadion

Victoria Park (1884-1887)

Belgrave Road (1887-1888)

Victoria Park (1888-1891)

Filbert Street (1891-2002)

Stadion Walkers (2002-2010)

Stadion King Power (2010- Sampai Sekarang)

Prestasi

Divisi Satu/Liga Premier: 1

Piala FA : 1

Piala Liga: 3

Rekor klub

Paling banyak dimainkan: Graham Cross (599)

Pencetak gol terbanyak: Arthur Chandler (273)

Tanggapan Pembaca

Ikuti Artikel Terbaru dari Sudutbola.com

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: