Sejarah Leeds United

Leeds United mungkin salah satu klub yang selalu penuh kontroversi dalam sejarah sepakbola inggris. Pendukung mereka sendiri siap mengikuti klub di mana saja Leeds bermain, yang dengan mudah dibuktikan dengan fakta bahwa Leeds memiliki rata-rata kehadiran tertinggi di negara ini. Meskipun Leeds menghabiskan banyak waktu mereka di divisi bawah sepak bola Inggris. Di sisi lain, banyaknya persaingan mereka dengan klub lain dan reputasi di luar lapangan yang bermasalah akhirnya menjadikan Leeds klub yang paling dibenci di Inggris. Selama dalam sejarah mereka, Leeds telah memenangkan tiga gelar Divisi Pertama, satu Piala FA dan satu Piala Liga.

Sejarah Berdiri Leeds United

Klub Sepak Bola Liga Inggris, Leeds United terbentuk pada tahun 1919 sebagai penerus dari Leeds City. Leeds City adalah Sebuah klub yang mengalami pembubaran secara paksa karena telah menggaji pemain mereka tidak sesuai dengan aturan yang ada pada saat itu. Selain nama yang tidak berubah, klub yang baru terbentuk ini terus memainkan pertandingan kandangnya di Elland Road yang megah. Sebuah stadion yang tetap menjadi rumah mereka hingga hari ini. Pada tahun 1920, ketika Football League menambah Divisi. Leeds terpilih masuk ke Divisi Kedua dari Football League. Tim yang memulai di divisi kedua promosi ke divisi pertama untuk pertama kalinya pada tahun 1924.

Leeds United Periode Don Revie

Secara historis, hasil Leeds cukup biasa-biasa saja sampai era Don Revie di tahun 60-an. Segera setelah kedatangannya, Revie terbukti menjadi manajer dengan rencana yang sesuai jalur yang mereka inginkan. Dia menerapkan banyak perubahan positif di dalam dan di sekitar klub, termasuk persiapan pra-pertandingan yang cermat dan program pelatihan yang ketat. Secara umum dapat diterima bahwa, di bawah kepemimpinannya, bakat muda klub diberi kesempatan bermain yang jauh lebih baik untuk bisa berkembang.

Pada tahun 1961 Leeds mengubah Warna Jersey mereka menjadi kemeja putih, celana pendek dan kaus kaki. Mereka Mengadopsi dari model Jersey Real Madrid. Sejak 1934, Kostum mereka berwarna biru dan kuning, dan sebelumnya putih dan biru.

Tidak lama setelah mengamankan promosi ke Divisi Pertama pada tahun 1964, Leeds mulai mendominasi kompetisi lokal. Selama dekade berikutnya, mereka mengklaim dua gelar Liga Inggris dan kedua Piala Liga Inggris dan menjadi runner-up di bawah AC Milan di Piala Winners. Kekalahan terbesar mereka terjadi pada tahun 1975, ketika mereka dikalahkan oleh Bayern Munich di final Piala Eropa yang kontroversial.

Periode Howard Wilkinson

Leeds kembali muncul sebagai pesaing di awal 90-an, di bawah Howard Wilkinson. Dengan bakatnya, Wilkinson berhasil membawa sejumlah pemain bintang ke klub, termasuk bintang masa depan Inggris seperti Gary Speed ​​dan Eric Cantona. Alhasil, Leeds berhasil mengklaim trofi Liga ketiga mereka, gelar Divisi Pertama terakhir sebelum kompetisi berganti nama menjadi Liga Premier Inggris. Namun, waktu mereka dalam sorotan pecinta Sepak Bola ternyata berumur pendek. Leeds mengalami Krisis keuangan yang besar  menjelang pergantian abad, Leeds kemudian terdegradasi ke Divisi Championship pada musim 2003-04.

Setelah terlempar dari Liga Premier Inggris dan hanya bermain di Divisi Championship. Mereka harus menunggu selama 17 tahun untuk kembali ke liga teratas tersebut. Dalam musim pertamanya mereka sukses bertengger di Posisi 10 Besar pada Klasemen Akhir Liga. Untuk Musim 2021-22 sejauh ini Leeds United masih harus berjuang untuk selamat dari Zona Degradasi, karena mereka berada pada Zona papan bawah Klasemen Liga Inggris

Leeds tidak memiliki gelar Piala Eropa, tetapi pada tahun 2001 hanya dua pertandingan lagi dari mengangkat yang terberat. Setelah mengalahkan Deportivo di perempat final Liga Champions, mereka menghadapi Valencia di semifinal. Namun setelah hanya 0-0 di kandang, Leeds kalah 0-3 di leg kedua.

Fakta dasar

Berdiri : 1919

Negara: Inggris

Kota : Leeds

Stadion

Elland Roads (1919- Sampai Sekarang)

Prestasi

Divisi Pertama/Liga Primer : 3

Piala FA : 1

Piala Liga : 1

Rekor klub

Paling banyak dimainkan: Jack Charlton (629)

Pencetak gol terbanyak: Peter Lorimer (168)

Baca Juga Sejarah Klub Sepakbola Liga Inggris Lainnya Disini

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: