Perjalanan Kepelatihan Chelsea FC

Perjalanan Kepelatihan Chelsea FC

Perjalanan Kepelatihan Chelsea FC. Sepanjang sejarah penampilan dalam dunia sepak bola di Inggris dan Eropa, Chelsea telah meraih enam gelar juara Liga Utama Inggris, delapan Piala FA, lima Piala Liga, dua Liga Eropa UEFA, dua Piala Winners UEFA, satu Liga Champions UEFA, dan satu Piala Super UEFA.

Awal Berdiri Chelsea FC

Chelsea FC berdiri pada tanggal 10 Maret 1905 di sebuah pub The Rising Sun (kini restoran The Butcher’s Hook) di Fulham, London dan pertama kali bermain pada kompetisi Football League.

Chelsea mengalami penampilan yang tidak konsisten. Pencapaian terbaik mereka pada tahun-tahun awal adalah berhasil melaju hingga ke babak Final Piala FA 1915. Namun kalah oleh Sheffield United di Old Trafford dan saat mengakhiri Divisi Satu pada posisi tiga klasemen akhir tahun 1920. Chelsea memiliki reputasi mendatangkan pemain-pemain terkenal dan jumlah penonton yang besar, tetapi kesuksesan masih belum menghampiri mereka pada masa-masa Perang Dunia I dan II.

Kostum dan Logo Chelsea FC

Kostum utama Chelsea adalah kaus dan celana berwarna biru royal dengan kaus kaki berwarna putih. Sejak dekade 1960an mereka telah menggunakan Kombinasi tersebut. Lambang klub telah berganti beberapa kali dalam upaya memodernisasi dan mengubah pencitraan. Sekarang mereka menggunakan lambang seekor singa seremonial memegang sebuah tongkat. Itu merupakan modifikasi dari lambang yang pernah  meraka gunakan pada dekade 1950an.

Stadion Chelsea FC

Pada tahun 1904 H.A. Mears mengakuisisi stadion atletik Stamford Bridge dengan tujuan mengubah menjadi stadion sepak bola. Ia kemudian merencanakan pendirian sebuah klub sepak bola baru setelah Fulham menolak tawaran untuk menggunakan stadion tersebut. Mengingat telah ada sebuah klub bernama Fulham, nama Chelsea yang merupakan sebuah kota kecil yang berdekatan dengan stadion dipilih sebagai nama klub baru tersebut. Nama-nama lain seperti Kensington FCStamford Bridge FC dan London FC sempat menjadi pertimbangan untuk namanya.

Pertandingan pertama mereka terjadi pada 2 September 1905, sebuah laga tandang menghadapi Stockport County. Chelsea kalah dengan skor 0–1. Sedangkan pertandingan kandang pertama mereka adalah sebuah kemenangan 4–0 pada laga persahabatan menghadapi Liverpool. Robertson juga merupakan pencetak gol pertama Chelsea pada laga kompetitif saat kemenangan 1–0 atas Blackpool.

Perjalanan Kepelatihan Chelsea FC

Perjalanan Kepelatihan Chelsea FC sangat berliku. Chelsea sering mengganti pelatihnya untuk mencapai ambisi mereka.

Awal Perjalanan Kepelatihan Chelsea FC

Pertama John Robertson seorang pemain timnas Skotlandia berusia 28 tahun saat itu dia merangkap jabatan sebagai pemain-manajer pertama Chelsea. Dia merekrut Sejumlah pemain  dari berbagai klub untuk memperkuat tim, seperti penjaga gawang William “Fatty” Foulke dari Sheffield United, Jimmy Windridge dan Bob McRoberts dari Small Heath, dan Frank Pearson dari Manchester City.

Mantan penyerang Arsenal dan Inggris Ted Drake menjadi manajer pada tahun 1952. Drake mulai memodernisasi klub baik di dalam dan di luar lapangan. Ia mengganti logo Chelsea pensioner, meningkatkan sistem pelatihan dan pembinaan tim usia muda, dan memperkuat kedalaman tim dengan tepat mendatangkan sejumlah pemain dari divisi-divisi bawah dan liga-liga amatir, hingga berhasil membawa Chelsea meraih trofi juara pertama mereka.

Juara Divisi Satu Liga Inggris 1954–55. Pada musim berikut, UEFA mengadakan kejuaraan antar klub juara liga di Eropa, Piala Champions, namun  otoritas Liga Sepak Bola Inggris dan FA tidak setuju dan membuat Chelsea menarik diri dari kejuaraan tersebut sebelum dimulai. Chelsea gagal melanjutkan kesuksesan tersebut dan hanya menjadi penghuni papan tengah klasemen liga pada dekade 1950an. Pada tahun 1961 Chealsea memecat Drake dan memilih Tommy Docherty yang merangkap jabatan sebagai pemain-manajer selanjutnya.

Era Modern Kepelatihan Chelsea FC

  • Jose Mourinho Chelsea kembali menjadi juara Liga Utama Inggris 50 tahun kemudian, yaitu pada tahun 2005, pada masa jabatan manajer Jose Mourinho (2004 – 2007), yang saat itu mendapat dukungan penuh dari pemilik miliuner minyak berkebangsaan Rusia, Roman Abramovich. Pada tahun yang sama (2005), Chelsea juga menjuarai Piala Carling dengan mengalahkan Liverpool. Selanjutnya pada tahun 2006, Chelsea kembali berhasil menjuarai Liga Utama Inggris. Dan pada tahun 2007, Chelsea juga kembali berhasil menjuarai Piala Carling setelah mengalahkan Arsenal 2-1 dan menjadi juara Piala FA setelah mengalahkan Manchester United1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Tapi karena beberapa penampilan yang buruk pada awal musim kompetisi 2007–08 dan tidak harmonisnya hubungan dengan  dengan sang pemilik. Akhirnya José Mourinho mengundurkan diri dari jabatan manager, dan kemudian Avram Grant datang menggantikan Jose mourinho.
  • Avram Grant Diawal masa kepelatihan Grant, banyak kalangan yang memandangnya sebelah mata. Meski demikian, Avram Grant mampu membawa Chelsea meraih treble runner-up yaitu di ajang Piala Carling sebelum kalah oleh Tottenham Hotspur dengan skor 2-1. Kemudian menjadi runner-up Liga Utama Inggris di bawah Manchester United dan menjadi runner-up di ajang Liga Champions setelah kalah adu penalti 6-5 dari Manchester United. Namun Chelsea menganggap prestasi tersebut tidak cukup baik sehingga Chelsea terpaksa memecat Grant di akhir musim.
  • Luiz Felipe Scolari Pada akhir Januari 2009,  Luiz Felipe Scolari pelatih asal Brasil menggantikan Avram Grant. Namun, Scolari juga tidak mampu memberikan prestasi yang memuaskan. Sehingga pada akhir April 2009 mengalami nasib yang sama dengan Grant. Guus Hiddink pelatih Rusia saat itu kemudian mengisi Posisi kosong manajer Chelsea sampai akhir musim 2008–09. Pada akhir bulan Mei, sebelum meninggalkan Chelsea, Guus Hiddink memberikan kenangan manis dengan membawa gelar Piala FA kelima Chelsea.
  • Carlo Ancelotti Diawal musim kompetisi 2009–10, Chelsea mengumumkan Carlo Ancelotti sebagai manajer baru, dengan masa kontrak selama 3 musim. Ancelotti langsung memberikan gelar dengan membawa Chelsea menjuarai Community Shield 2009 setelah mengalahkan Manchester United dalam adu penalti. Kemenangan dalam adu penalti tersebut merupakan pertama kalinya bagi Chelsea sejak 1998, saat Chelsea menghadapi Ipswich Town di Piala Liga. Pada akhir musim, Chelsea berhasil menjuarai Liga Utama Inggris dan Piala FA, yang merupakan pencapaian pertama dalam sejarah Chelsea. Chelsea juga menjadi klub ketujuh yang berhasil mendapat rekor  Double winner. Striker Chelsea, Didier Drogba berhasil mendapatkan Golden Boot sebagai Pencetak Gol Terbanyak dengan torehan 29 gol. Pada pertandingan terakhir liga pada 9 Mei 2010, Chelsea mempermalukan Wigan dengan skor telak 8–0 dengan Drogba mencetak 3 gol. Chelsea juga mencetak rekor menang mutlak 100% terhadap semua tim empat besar Premier League (Manchester United, Liverpool, dan Arsenal). Pada musim keduanya, Chelsea memecat Ancelotti pada Mei 2011 setelah kekalahan 1-0 dari Everton di pertandingan terakhir musim 2010–11.
  • Roberto Di Matteo Pada awal musim 2011–12, Chelsea menunjuk André Villas-Boas sebagai pelatih. Namun, setelah sejumlah hasil buruk, Chelsea memecat Villas-Boas pada bulan Maret 2012. Kemudian menunjuk Asistennya, Roberto Di Matteo yang merupakan mantan pemain Chelsea menjadi pelatih utama ad interim. Di bawah arahan Di Matteo Chelsea menunjukkan hasil impresif dengan berhasil meraih gelar juara Piala FA untuk ketujuh kalinya dan Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub yang sekaligus menjadi klub London pertama yang meraih gelar tersebut.

Kemerosotan Chelsea FC

  • Rafael Benítez kemudian menggantikan Di Matteo yang dikontrak sampai akhir musim 2012–13 dan memenangkan Liga Eropa UEFA 2012–13. Chelsea menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan semua empat piala Eropa. Pada musim 2013–14, José Mourinho kembali ke Chelsea dan menanda tangani kontrak selama 4 musim. Kemudian, pada musim 2014–15 Chelsea berhasil menjuarai Liga Utama Inggris dan Piala Liga. Namun, sebagai juara bertahan Chelsea menjalani musim 2015–16 dengan buruk dan memecat kembali Jose Mourinho. Chelsea kembali menunjuk Guus Hiddink sebagai manajer “ad interim” sampai akhir musim.
  • Chelsea telah mengumumkan Antonio Conte sebagai manajer  selama 3 musim, mulai dari musim 2016–17. Antonio Conte menjadi manajer Chelsea kelima yang berasal dari Italia setelah Gianluca Vialli, Claudio Ranieri, Carlo Ancelotti, dan Roberto Di Matteo. Pada tahun 2017, di bawah pelatih baru Antonio Conte, Chelsea memenangkan gelar keenam Liga Utama Inggris dan di musim berikutnya memenangkan Piala FA kedelapan bagi klub. Pada tahun 2018, Chelse memecat Conte setelah menempati posisi ke-5 dan menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih. Di bawah kepelatihan Sarri, Chelsea berhasil mencapai final Piala Liga, akan tetapi mereka kalah dalam adu penalti dengan Manchester City. Sarri membawa Chelsea memenangkan Liga Eropa UEFA untuk kedua kalinya, mengalahkan Arsenal 4-1 di final. Sarri kemudian meninggalkan klub untuk menjadi manajer Juventus dan kemudian digantikan oleh mantan pemain yang juga merupakan legenda klub Frank Lampard.
  • Kemudian Chelsea memecat Lampard dan menunjuk Tomas Tuchel sebagai pelatih barunya sampai sekarang. Tuchel sampai saat ini sukses membawa Chelsea ke final Liga Champion dan penampilan Chelsea pun Konsisten. Apakah Tuchel akan menjadi bagian  perjalanan kepelatihan chelsea FC yang dipecat atau jadi legenda kita saksikan saja aksi selanjutnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *