Sejarah FC Bayern Munchen

Sejarah FC Bayern Munchen

Sejarah FC Bayern Munchen. FC Bayern Munchen adalah sebuah klub olahraga Jerman yang berbasis di Munchen, Bavaria dan merupakan klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Jerman. Pemain – pemain bintang banyak yang bermain di klub tersebut sehingga mendapat julukan sebagai FC Hollywood.

Awal Berdiri FC Bayern Munchen

FC Bayern Berdiri pada tahun 1900 oleh sebelas pemain sepak bola pimpinan Franz John. Setelah pertikaian antara manajemen klub dan pemain dari MTV 1879 München di bar “Gisela” di Schwabing. 11 pemain memutuskan untuk memisahkan diri dan membentuk klub sendiri di bawah manajemen Franz John pada 27 Februari 1900. Nama yang dipilih untuk klub yang baru adalah FC Bayern München.

Kostum

Pada awalnya warna Bayern adalah putih dan biru, ketika Bayern bergabung MSC. MSC memutuskan bahwa para pemain harus bermain dengan celana pendek merah. FC Bayern telah bermain dengan warna merah marun dan putih untuk tahun-tahun awal keberadaannya, tetapi biru digunakan sebagai pilihan lain. Pada musim 1968–69, kemeja yang digunakan memiliki pola bergaris-garis dengan warna biru dan putih, dengan celana pendek dan kaus kaki berwarna biru.

Antara 1969 dan 1973, Bayern mengenakan kostum kandang pola bergaris-garis dengan warna merah dan putih dengan celana merah atau putih dan kaus kaki merah. Di musim 1973–74, Bayern beralih ke kostum putih penuh yang menampilkan garis merah dan biru vertikal tunggal pada baju. Dari tahun 1974, Bayern sebagian besar telah mengenakan kostum kandang merah penuh, dengan garis hiasan putih. Bayern kembali mengenakan skema warna bergaris-garis merah dan biru antara tahun 1995 dan 1997.

Baca Juga : Sejarah Borrusia Dortmund

Pada tahun 1997, biru menjadi warna dominan untuk pertama kali saat Adidas merilis kostum kandang biru tua penuh dengan garis dada berwarna merah. Pada tahun 1999, Bayern kembali ke warna dominan merah, yang menampilkan lengan biru, dan pada tahun 2000 klub merilis kit merah penuh tradisional dengan garis putih yang dikenakan untuk pertandingan Liga Champions. Bayern juga mengenakan kostum kandang berwarna Rotwein pada pertandingan Bundesliga antara tahun 2001 dan 2003, dan selama Liga Champions 2006–07, berdasarkan warna pilihan pertama sebelum akhir 1960-an.

Stadion FC Bayern Munchen

Sejak awal musim 2005-06, Bayern telah memainkan pertandingan kandang di Allianz Arena. Sebelumnya tim telah bermain di Olympiastadion München selama 33 tahun. Warna tim merah dan putih. Dalam hal pendapatan, Bayern München adalah klub olahraga terbesar di Jerman dan klub sepak bola terbesar keempat di dunia. Per Januari 2019, FC Bayern berada pada peringkat kedua dalam peringkat koefisien klub UEFA.

Sejak awal musim 2005-06, Bayern telah memainkan pertandingan kandang di Allianz Arena. Sebelumnya tim telah bermain di Olympiastadion München selama 33 tahun. Warna tim merah dan putih, dan puncak tim menunjukkan bendera putih dan biru Bavaria. Dalam hal pendapatan, Bayern München adalah klub olahraga terbesar di Jerman dan klub sepak bola terbesar keempat di dunia, menghasilkan €587,8 juta pada tahun 2017. Pada musim 2017–18, Bayern memperoleh pendapatan €657,4 juta dengan laba operasional €136,5 juta, menandakan keuntungan finansial selama 26 tahun berturut-turut. Pada bulan November 2018, Bayern memiliki 291.000 anggota resmi dan terdapat 4.433 klub penggemar resmi terdaftar dengan lebih dari 390.000 anggota.

Rivalitas

FC Bayern Munich Vs FC Nuremberg dalam Bavarian Derby. Walaupun pertandingan satu kota, pertandingan ini tidak terlalu menarik karena kekuatan yang sangat berbeda jauh.

FC Bayern Munich vs Dortmund dalam Der Klassiker. Salah satu faktor yang  membuat Der Klassiker menarik adalah karena kesuksesan Munchen dan Dortmund di Bundesliga. Rivalitas sebenarnya untuk Munchen dengan Dortmund baru terjadi di tahun 1990an. Pada masa itu, Die Borussen mulai berani menantang Munchen sebagai calon juara Bundesliga. Sejak Tahun 1963,  Munchen menjadi Klub yang  paling banyak menjuarai liga, kemudian  Dortmund yang memiliki jumlah trofi Bundesliga terbanyak, bersama dengan Borussia Monchengladbach.

Musim 1994/1995 dan 1995/1996 Dortmund berhasil menjuarai Bundesliga dan mengganggu dominasi Munchen. Munchen dan Dortmund lalu bertemu di perempat final Liga Champions 1997/1998. Dortmund berjaya usai memenangi dua leg lewat gol Stephane Chapuisat.

Munchen membajak Ottmar Hitzfeld pada musim 1998/1999 yang ketika itu jadi Direktur Sepak Bola Dortmund, dan mempersembahkan lima trofi untuk klub tersebut. Di tangan Hitzfeld, prestasi Munchen kian mengilap. Tidak saja lima gelar Bundesliga, tetapi juga trofi Liga Champions 2000/2001.

Kiper Oliver Kahn juga menjadi salah satu yang menyebabkan persaingan mereka semakin memanas. Dia  melepaskan tendangan kungfu ke Chapuisat pada musim 1998/1999 dan menggigit telinga Heiko Herrlich.

Prestasi FC Bayern Munchen

Bayern secara historis adalah tim paling sukses di sepakbola Jerman, karena mereka telah memenangkan kejuaraan dan piala terbanyak. Mereka juga tim Jerman yang paling sukses dikompetisi internasional, setelah memenangkan sebelas trofi. Bayern adalah satu dari hanya lima klub yang telah memenangkan ketiga kompetisi utama Eropa dan juga klub terakhir yang memenangkan tiga gelar Piala Eropa berturut-turut dalam format turnamen KO lama, dan memberikan hak kepada mereka untuk mengenakan lencana kehormatan selama pertandingan Liga Champions.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *