Sejarah Everton FC

Everton FC bukan klub sembarangan, Klub ini termasuk dalam 12 Tim dalam sejarah pembentukan Football League. Bahkan untuk sebuah klub yang berbasis di “Cradle of Football”, sejarah Everton mengejutkan. Dalam 138 tahun keberadaan mereka, mereka hanya menghabiskan empat tahun di luar papan atas liga sepak bola Inggris. Sampai sekarang ini, mereka telah memenangkan sembilan gelar Liga, lima Piala FA dan Piala Winners 1985. Sejak 1892, klub telah memainkan pertandingan kandangnya di Goodison Park, stadion sepak bola besar pertama di Inggris.

Sejarah Berdirinya Everton FC

Everton FC awal berdirinya bernama FC St. Domingo yang merupakan nama dari sekolah Gereja St. Domingo. Setelah dua tahun bernama FC St. Domingo, namanya berubah menjadi Everton FC, yang merupakan sebuah distrik di kota Liverpool.

Everton FC dengan cepat muncul sebagai salah satu klub sepak bola top di era mereka. Mereka termasuk di antara dua belas anggota pendiri Football League, kompetisi sepak bola profesional pertama di dunia. Masa Keemasan pertama mereka datang pada tahun 1891, pada saat itu klub berhasil memenangkan gelar Liga pertama mereka. Pada tahun 1893, mereka mencapai final Piala FA pertama mereka namun mereka kalah saat melawan Wolverhampton. Setelah itu, Everton selalu finis sebagai runner-up sebanyak lima kali sebelum mengklaim gelar Liga kedua mereka kembali pada tahun 1915, dengan hanya satu kemenangan juara Piala FA.

Everton kembali ke papan atas sepakbola inggris ketika Dixie Dean dari Tranmere Rovers bergabung pada tahun 1925. Di balik torehan 60 gol liga yang luar biasa,  Dean membantu Everton memenangkan gelar Liga ketiga mereka pada tahun 1928. Dean tetap menjadi striker yang produktif di tahun-tahun selanjutnya. Saat memimpin Everton meraih gelar Liga lainnya pada tahun 1932 dan Piala FA pada tahun 1933. Dia meninggalkan Everton sebagai pencetak gol terbanyak mereka sepanjang masa, dengan 349 gol dalam 399 penampilan.

Periode pasca perang

Setelah memenangkan gelar Liga kelima mereka pada tahun 1939, pecahnya Perang Dunia Kedua menghentikan era dominasi Everton saat itu. Periode pasca-perang dunia membuat klub kehilangan jati diri sepak bola mereka. Everton yang awalnya berjuang untuk menemukan kembali bentuk permainan terbaik mereka. Kemudian, Nasib mereka berubah dengan penunjukan Harry Catterick sebagai manajer pada tahun 1961. Everton mengklaim gelar Liga lainnya pada tahun 1963. Pada tahun 1966, mereka bangkit dari ketinggalan 2-0 untuk mengalahkan Sheffield Wednesday di final Piala FA yang mengesankan. Klub memenangkan gelar Liga ketujuh mereka pada tahun 1970. Akan tetapi setelah dekade tersebut Klub tampil cukup mengecewakan. Sebagian besar karena Rival sekota mereka, Liverpool mulai mendominasi kompetisi Liga Inggris.

Everton kembali pada  ketenarannya datang pada pertengahan tahun 80-an, ketika Howard Kendall mengambil alih tugas manajerial. Setelah memenangkan Piala FA 1984, klub melengkapinya dengan Double pertama mereka pada tahun berikutnya. Setelah mengklaim gelar Liga, mereka memenangkan Piala Winners ‘Cup dengan mengalahkan Rapid Wien dengan skor 3-1 di final. Di bawah Kendall, klub juga memenangkan gelar Liga kesembilan mereka pada tahun 1987, ketika tragedi Heysel terjadi membuat mereka tidak bisa bertanding pada kompetisi eropa. Setelah itu Everton sepertinya tidak bisa terlalu berbuat banyak di Liga, dengan sedikitnya perolehan gelar sesudah tahun tersebut.

Everton FC Periode Liga Premier

Klub jauh kurang beruntung lagi di periode Liga Premier Inggris, dengan satu-satunya gelar Piala FA tahun 1995 menjadi satu-satunya trofi mereka dalam dua dekade berikutnya. Setelah menjadi klub papan bawah Liga  liga untuk sementara waktu. Kemudian mereka bangkit kembali di bawah asuhan David Moyes, yang membawa klub tersebut finis di peringkat keempat liga pada tahun 2005 dan final Piala FA pada 2009. Tidak ada gelar yang mereka raih akan tetapi mereka berhasil pada jalur yang tepat saat itu.

Selama tahun-tahun 2007 -2014 Everton berhasil menempatkan diri mereka di paruh atas tabel liga setiap musim. Kemudian setelah kepindahan David Moyes ke manchester United, Everton kembali terseok – seok Di Liga Premier Inggris. Pada Musim 2021-22, Everton justru harus berjuang untuk tidak terdegradasi dengan beberapa pertandingan yang tersisa sampai akhir musim.

Info Dasar
Berdiri : 1878
Negara: Inggris
Kota: Liverpool

Stadion
Stanley Park (1878-1882)
Priory Road (1882-1884)
Anfield Road (1884-1892)
Goodison Park (1892- Sampai Sekarang)

Prestasi
Divisi Pertama/Liga Primer : 9
Piala FA : 5
Piala Pemenang Piala UEFA: 1

Rekor klub
Game yang paling banyak dimainkan : Neville Southall (750)
Pencetak gol terbanyak : Dixie Dean (383)

Artikel Lainnya :

HAK SIAR LIGA INGGRIS

PIALA LIGA INGGRIS

LIGA CHAMPIONSHIP INGGRIS

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: