Sejarah Crystal Palace FC

Sejarah Klub Sepakbola Liga Inggris Crystal Palace FC. Crystal Palace Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di Selhurst, London Selatan , Inggris. Crystal Palace FC masuk menjadi anggota Football League pada tahun 1920, setelah 15 tahun bermain di Liga Selatan. Mereka mencapai Divisi Satu untuk pertama kalinya pada tahun 1969 dan posisi terbaik diraih pada tahun 1991 dengan tempat ketiga. Mereka telah mencapai final Piala FA dua kali tanpa memenangkannya. Pada tahun 2000-an klub mengalami banyak kesulitan ekonomi dan beberapa pergantian pemilik telah terjadi.

Sejarah Berdirinya Crystal Palace

Klub ini secara profesional berdiri pada tahun 1905. Akan tetapi Versi pertama Crystal Palace, juga bernama Crystal Palace FC tercatat dalam sejarah pada tahun 1857. Perusahaan Crystal Palace mendirikan Crystal Palace Club pada tahun 1857 yang merupakan sebuah Klub olahraga kriket. Setelah beberapa tahun kemudian Perusahaan membentuk juga Klub amatir sepakbola Crystal Palace FC pada tahun 1861 dan diperkenalkan secara resmi pada tahun 1963.

Mereka juga ikut berkompetisi dalam kompetisi Piala FA pertama pada tahun 1871-72 dan berhasil mencapai semi-final.  Mereka tersingkir di semi final setelah kalah oleh Royal Engineers dalam partai ulangan setelah pertandingan pertama berakhir deng skor imbang 0-0. Setelah selama empat musim berikutnya setelah pertandingan melawan Barnes FC pada 18 Desember 1875 Crystal Palace seperti menghilang dalam catatan sejarah.

Crystal Palace kembali eksis pada tahun 1905 sebagai klub profesional dan mendaftar untuk masuk ke Football League, tetapi gagal. Mereka hanya mendapatkan tempat di Divisi Kedua Liga Selatan

Akan tetapi Klub ini bubarkan pada tahun 1870-an tanpa ada alasan yang jelas dalam sejarah sepakbola inggris. Kemudian, Klub kedua dengan nama yang sama dibentuk pada tahun 1905, bersamaan dengan arena sepak bola Crystal Palace yang dibangun pada tahun 1894.

Crystal Palace di Liga Selatan (1905–20)

Setelah hanya bisa bergabung di Divisi Kedua Liga Selatan. Setelah memperoleh kemenangan beruntun sebanyak tujuh belas kali termasuk salah satunya kemenangan 9-1 atas Grays United. Dan hanya menelan satu-satunya kekalahan klub di liga sepanjang musim. Sehingga Palace menjadi juara dan berhak mendapatkan promosi ke Divisi Pertama Liga Selatan.

Setelah promosi, Palace memulai musim pertamanya bersaing di Divisi Pertama Liga Selatan, mereka berakhir di tempat kesembilan belas. Tetapi penampilan yang lebih baik terjadi di Piala FA. Mereka berhasil mencapai Semi Final. Kemudian, Perang Dunia Pertama pada 4 Agustus 1914 meletus, yang menyebabkan beberapa pemain mereka ada yang gugur di medan perang termasuk Ginger Williams dan Joe Bulcock.

Masuknya Crystal Palace di Kompetisi English Football League (EFL) (1920–58)

Ketika Football League menambah Divisi yaitu Divisi ketiga pada tahun 1920. Crystal Palace adalah salah satu Klub yang terpilih dan menjadi salah satu klub pendiri Divisi baru tersebut. Di musim pertama mereka di Kompetisi Football League, Palace kalah dalam pertandingan pembukaan mereka melawan Merthyr Town dengan skor 1-2. AG Milligan mencetak gol liga pertamanya untuk klub. Namun, Karier Milligan di Palace tidak terlalu bagus dan dia hanya bermain satu penampilan lagi untuk klub.

Pertandingan kandang pertama di Football League, Palace hanya bermain imbang 0-0 melawan Plymouth Argyle. Akan tetapi klub kemudian meraih enam kemenangan berturut-turut. Kiper Jack Alderson, yang mereka rekrut pada tahun 1919, mencatatkan clean sheet dalam semua kemenangan itu dan Palace hanya kalah enam pertandingan lagi sepanjang musim. Mereka tidak terkalahkan dalam enam belas pertandingan terakhir musim itu yang mencakup delapan kemenangan beruntun dan kemudian memenangkan kejuaraan dengan selisih lima poin dari Southampton dan mendapatkan promosi ke Divisi Kedua.

Klub hanya kebobolan tiga puluh empat gol sepanjang musim, rekor yang bertahan hingga tahun 1979. Crystal Palace masuk dalam daftar bersama Preston North End, Small Heath (Aston Villa), Liverpool dan Bury sebagai klub yang memenangkan kejuaraan di musim pertama mereka sebagai Tim debutan liga.

Mencoba Lolos dari Degradasi

Musim berikutnya pada tahun 1921–22, ketika mereka membuka musim kedua mereka di Football League sebagai klub Divisi Kedua, berakhir di tempat keempat belas. Di babak pertama Piala FA musim itu, Palace meraih salah satu kemenangan terbesar mereka, dengan mengalahkan Tim Divisi Pertama, yaitu Everton FC dengan skor 6-0 di Goodison Park.

Pada tanggal 3 Januari 1922, klub membangun stadion Selhurst Park dan selesai dan diresmikan pada tanggal 30 Agustus 1924. Pertandingan pembukaan melawan Shefield Wednesday dengan 25.000 penonton menyaksikan pertandingan tersebut. Tapi sayangnya Palace kalah 0-1. Billy marsden menjadi pencetak  gol pertama di Selhurst Park. Kekalahan itu menjadi tolak ukur Crystal Palace di Liga, yang akhirnya  finis di tempat kedua puluh satu dan harus terdegradasi bersama Coventry City. Setelah itu, hampir 40 tahun klub kembali ke Divisi kedua sepakbola Inggris.

Sejarah Bangkit Menuju Liga Utama Inggris (1958–73)

Musim 1958–59, Palace memulai periode perubahan ketika Arthur Wait mengambil alih klub sebagai ketua.  Palace bermain di Divisi Keempat yang baru setelah di restruktrulisasi. Namun belum ada perubahan Klub. Palace belum bisa lolos ke Divisi Ketiga. Kemudian, Wait menunjuk mantan manajer Tottenham Hotspurs, Arthur Rowe pada April 1960 dan klub kemudian berhasil finish kedua di belakang pendatang baru liga, Yaitu Peterborough United.  Yang menjadi Klub selanjutnya yang berhasil memenangkan kejuaraan di musim liga perdana mereka, seperti pencapaian Palace pada tahun 1920–21.

Crystal Palace juga mencetak rekor sejarah Divisi Keempat untuk rata-rata kehadiran tertinggi dengan jumlah sekitar 19.092 dan kehadiran tertinggi dengan jumlah  37.774  penonton di Selhurst Park saat melawan Millwall.

Arthur Rowe mengundurkan diri sebagai manajer Palace karena alasan kesehatan pada Desember 1962 dan klub menunjuk Dick Graham untuk menggantikannya. Musim 1962-63 klub finis kesebelas, kemudian musim selanjutnya mereka berhasil promosi ke Divisi Kedua. Setelah finis kedua di bawah Coventry City.

Hasil Dari Kerja Keras

Setelah empat musim berikutnya, Palace menunjuk Bert Head sebagai manajer baru mereka pada April 1966. Karyanya membuahkan hasil di musim 1968–69 ketika Palace, yang bukan kandidat tim promosi di awal musim, berhasil menempati posisi kedua di belakang Derby County yang dilatih oleh Brian Clough. Palace mencatatkan sejarah setelah mencapai divisi Liga teratas untuk pertama kalinya, Dengan enam belas pertandingan tak terkalahkan untuk mengakhiri musim tersebut.

Pertandingan pertama di Divisi utama palace bermain di kandang mereka melawan Manchester United. Mel Blyth menjadi pencetak gol pertama di liga untuk Palace, pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun, musim pertama mereka penuh perjuangan panjang untuk terbebas dari degradasi. Tetapi mereka akhirnya mampu bertahan setelah finis di posisi kedua puluh di atas Sheffield Wednesday dan Sunderland yang terdegradasi. Crystal Palace kembali berhasil mendapatkan tiga rekor sejarah baru untuk Divisi Pertama di akhir musim tersebut, yaitu, Torehan gol paling sedikit, kemenangan paling sedikit untuk klub yang tidak terdegradasi dan total dua puluh tujuh poin adalah angka terendah untuk tim yang tidak terdegradasi.

Palace akhirnya degradasi di musim keempat mereka di Divisi teratas tersebut yaitu musim 1972-73. Arthur Wait, setelah membawa kebangkitan klub dari Divisi Keempat ke Divisi Pertama, digantikan oleh Raymond Bloye pada November 1972 dan klub juga menunjuk Malcolm Allison sebagai manajer baru pada Maret tahun berikutnya, menggantikan Bert Head.

Penggantian Julukan Klub Crystal Palace (1973–84)

Meskipun terdegradasi, musim 1973-74 dimulai dengan banyak optimisme di antara para pendukung Palace. Malcolm Allison memiliki rekor baru-baru ini yang kuat sebagai pelatih, setelah memenangkan trofi bersama Manchester City sebagai asisten Joe Mercer pada akhir 1960-an. Allison atau ‘Big Mal’ begitu ia dijuluki di media, memiliki kepribadian flamboyan yang membawa perubahan bagi klub, yang sebelumnya memiliki citra yang agak konservatif. Julukan Palace diubah dari “The Glaziers” menjadi “The Eagles” dan klub juga mengubah warna seragamnya dari claret tradisional dan biru menjadi skema merah dan biru tua yang terinspirasi oleh Barcelona. Elang diperkenalkan sebagai maskot klub saat ini, sebuah ide dari Benfica, dan lencana klub juga didesain ulang. Akan tetapi, mereka mengalami degradasi kembali ke Divisi ketiga untuk dalam dua musim berturut-turut.

Era Steve Coppell (1984–93)

Mantan pemain sayap Manchester United dan Inggris, Steve Coppell menjadi manajer baru Palace untuk musim 1984-85. Coppell menstabilkan klub dalam dua musim pertamanya, dan setelah dua musim berikutnya berhasil promosi lewat  babak play-off. Mereka mengalahkan Blackburn Rovers di Final dua leg Divisi Kedua musim 1989-90. Sekaligus mengakhiri pengasingan mereka di Divisi teratas Liga Selama delapan tahun lamanya.  

Ketika FA Premier League terbentuk Palace menjadi salah satu pesertanya  pada musim 1992–93 . Tapi sayangnya, Mereka harus terdegradasi karena kalah selisih gol dengan Oldham Athletic. 49 poin Palace dari 42 pertandingan musim itu menjadi total poin tertinggi  klub yang terdegradasi dari papan atas sepakbola Inggris, dan tetap menjadi rekor Liga Premier Inggris. Degradasi klub mendorong pengunduran diri Coppell setelah sembilan tahun memimpin klub dan asistennya Alan Smith menjadi penggantinya.

Periode Penurunan (1993–98)

Musim berikutnya 1994-95 Palace kembali promosi ke Liga Premier melihat dan sayangnya Palace harus kembali terdegradasi.

Setelah musim pertama lolos babak Play-off dan kalah di final, musim berikutnya mereka kembali lolos ke babak Play-off dan promosi kembali ke Liga Premier Inggris musim 1997-98 setelah mengalahkan Sheffield United di final dengan skor 1-0.

Setelah menjadi Tim yang bolak balik – balik Kasta, baru pada tahun 2010 Palace mulai konsisten di Liga Premier Inggris dan menjadi Tim Papan tengah kompetisi tersebut.

Pada 4 Juli 2021, Palace menunjuk mantan legenda Arsenal Patrick Vieira sebagai manajer baru mereka dengan kontrak tiga tahun.

Info Dasar

Berdiri : 1905

Negara: Inggris

Kota: London

Stadion

Crystal Palace (1905-1915)

Herne Hill (1915-1918)

The Nest (1918-1924)

Selhurst Park (1924- Sampai Sekarang)

Prestasi

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: