Sejarah Cardiff City FC

Sejarah Cardiff City FC. Cardiff City merupakan klub sepakbola Profesional Wales yang bermain di Liga Inggris. Mereka memiliki era terbaiknya selama tahun 1920-an, menempati tempat kedua di divisi teratas Liga Inggris dan mencapai dua kali final Piala FA. Satu kali berakhir dengan kemenangan Cardiff pada tahun 1927, yang menjadikan mereka tim Wales pertama yang memenangkan Trofi turnamen. Meskipun klub tinggal di negara Wales mereka memilih untuk bermain di liga profesional Inggris.

Klub ini berdiri pada tahun 1899 dan merupakan satu – satunya klub dari luar Inggris yang telah memenangkan Piala FA, yang mereka menangkan pada tahun 1927. Klub promosi ke papan atas untuk pertama kalinya dalam 51 tahun pada musim 2012-12. Mereka berhasil lolos dua kali final piala nasional tetapi mereka kalah. Pertama Final Piala FA tahun 2008 melawan Portsmouth dan Final Piala Liga Inggris 2012 melawan Liverpool.

Cardiff City belum bisa berbuat banyak di Liga Premier Inggris. Sejauh ini kiprah mereka hanya sebatas tim penggembira saja. Bahkan mereka belum pernah bisa bertahan lebih dari satu musim di kompetisi tersebut. Saat ini Cardiff City bermain di Sky Bet Championship atau liga kasta kedua inggris di bawah Liga Premier Inggris. Terakhir kali mereka bermain di Liga Premier Inggris musim 2018-19, kemudian mereka terjun lagi ke Divisi Championship setelah menempati peringkat 18 Klasemen akhir Liga Inggris Musim 2018-19.

Cardiff City FC memiliki persaingan yang sangat sengit dengan Swansea City yang terkenal dengan sebutan Derby South Wales. Ini cukup menarik karena dalam beberapa musim terakhir mereka berada dalam satu kompetisi lagi di Divisi Championship. Cardiff juga tidak menyukai salah satu klub Bristol yang disebut Derby Severnside. Newport County juga masuk dalam rival mereka akan tetapi persaingan tersebut jarang terjadi karena mereka tidak dalam Kompetisi yang sama dalam waktu yang lama.

Sejarah Cardiff City FC

Cardiff City berdiri pada tahun 1899  sebagai Klub Kriket dengan nama Riverside AFC, kemudian berganti nama dan berubah menjadi Klub Sepak Bola Profesional menjadi Cardiff City pada tahun 1908 dan bergabung dengan kompetisi Liga Sepak Bola Selatan dua tahun kemudian. Klub ini berbasis di kota Cardiff, Wales Utara.

Pada tanggal 21 April tahun 1910, klub secara resmi menjadi Klub Profesional dan perusahaan terdaftar dengan nama Cardiff City Association Football Club Limited. Kemudian mereka berhasil masuk kompetisi Divisi Kedua Liga Sepak Bola Selatan untuk musim 1910–11. Sydney Nicholls ditunjuk sebagai ketua pertama organisasi dan Wilson melanjutkan perannya sebagai sekretaris klub.

Davy McDougall  yang menjadi pemain-manajer pertama Cardiff dan juga sebagai kapten. Ninian Park secara resmi dibuka pada 1 September 1910 dan mengadopsi kemeja biru tradisional mereka, celana pendek putih dan kaus kaki biru. Pertandingan kompetitif pertamanya di Ninian Park dan pertandingan pertama era profesionalnya saat tim tersebut mencatatkan kemenangan 4-1 atas Ton Pentre di pertandingan pembuka musim 1910–11 yang dihadiri sekitar 8000 penonton.

Klub mencari manajer yang lebih berpengalaman untuk mengelola Klub dan memutuskan untuk menggantikan McDougall. Mereka akhirnya menunjuk Fred Stewart, yang telah memiliki pengalaman mengelola Klub di Football League dengan Stockport County. Kemudian, Dia berhasil membawa tim untuk promosi setelah memenangkan Divisi Kedua Liga Sepak Bola Selatan pada musim 1912–13. Cardiff tetap berada di Divisi Pertama selama dua musim selanjutnya, menempati posisi ketiga selama musim 1914–15 ,

Cardiff City Era Football League

Ketika English Football League berkembang menjadi tiga divisi dan menggabungkan banyak tim dari Liga Sepak Bola Selatan. Salah satunya Cardiff yang mengajukan aplikasi untuk bergabung dengan salah satu kompetisi tersebut. Pada tanggal 31 Mei 1920, klub diterima ke Divisi Kedua Football Legue, bersama dengan Leeds United. Dengan perolehan 25 suara. Hasil pemungutan suara tersebut membuat mereka berada di divisi yang lebih tinggi daripada tiga tim lainnya, yaitu Portsmouth, Watford dan Crystal Palace. Padahal mereka finis di atas Cardiff musim sebelumnya.

Stewart Dalam pertandingan pertama timnya di Football League, mereka berhasil mengalahkan mantan tim asuhannya Stockport County dengan skor 5-2. Pada tanggal 30 Agustus 1920, Cardiff memainkan pertandingan Football League pertama mereka di Ninian Park, di mana 25.000 pendukung menyaksikan pertandingan tersebut yang berakhir dengan hasil imbang tanpa gol dengan Clapton Orient. Kemenangan Football League pertama untuk Cardiff di kandang mereka terjadi lima hari kemudian, ketika Stockport County mereka kalahkan dengan skor 3-0. Di musim pertama mereka, Cardiff menunjukkan penampilan yang menjanjikan. Mereka memenangkan promosi ke Divisi Pertama Football League setelah finis sebagai runner-up di bawah Birmingham City. Cardiff kalah dalam rata- rata gol. Tim ini juga mencapai semifinal Piala FA , tetapi mereka kalah oleh Wolverhampton Wanderers setelah pertandingan ulang.

Cardiff pun menempatkan dirinya di tingkat teratas Football League setelah hanya satu musim di Divisi bawahnya. Dalam pertandingan pertama mereka di musim 1921–22, lebih dari 50.000 penonton datang untuk menyaksikan pertandingan melawan Tottenham Hotspurs. Cardiff mengalami awal musim yang sulit, kehilangan poin dalam enam pertandingan pertamanya. Meskipun awal musim yang tidak terlalu meyakinkan, penampilan tim meningkat dan menyelesaikan musim di tempat keempat. Selama musim ini, Len Davies juga mencetak hat-trick pertama dalam Sejarah Cardiff City di Football League saat mereka menang 6-3 atas Bradford City.

Periode terbaik Cardif City

Musim 1923–24 Cardif City kembali mencetak Sejarah Klub. Di mana mereka bersaing dengan Huddersfield Town untuk memperebutkan gelar Divisi Pertama. Tetapi Cardiff terpaksa harus puas di tempat kedua setelah kalah oleh rata-rata gol. Meskipun telah mencetak satu gol lebih banyak dari Huddersfield selama musim tersebut. Tetapi Cardiff juga kebobolan satu gol lebih banyak dar saingannya tersebut.

Musim berikutnya musim 1924-25, Cardiff City tampil baik di Piala FA.  di Stadion Wembley ( 1925 ). Mereka berhasil mengalahkan Tim Divisi Ketiga Darlington, kemudian mereka menang di kandang 1-0 melawan Fulham. Babak selanjutnya The Bluebirds kemudian mengalahkan Notts County 2-0 kemudian di perempat final mengalahkan Leicester City. Di semifinal, Cardiff mengalahkan Blackburn Rovers 3-1 untuk melaju ke partai final melawan Sheffield United. Tetapi perjuangan mereka berakhir dengan kekalahan 1-0 oleh Sheffield United.

Selanjutnya Musim 1925–26 mereka mengawali musim dengan dimulai dengan Kartu Merah untuk Jimmy Nelson. Ini merupakan kartu merah pertama klub di Football League saat melawan Manchester City pada pertandingan pembukaan musim tersebut. Selama musim ini juga, Cardiff City menderita kekalahan terbesar dalam sejarah klub, kalah 11-2 dari Sheffield United di Bramall Lane.  Cardiff mengakhiri musim di posisi 16 yang merupakan terendah selama mereka berkompetisi di Divisi Utama Football League.

Pada musim 1926–27, Cardiff City kembali berhasil mencapai final Piala FA kedua dalam sejarah klub. Di mana mereka mengalahkan Aston Villa 2-1 di Ninian Park, lalu Darlington 2-0 dan Bolton Wanderers 2-0 pada putaran keempat dan kelima. Pertandingan Perempat final, Cardiff bertemu Chelsea. Hasil imbang tanpa gol di Stamford Bridge, kemudian bermain dalam laga ulang di Ninian Park. Cardiff pun memenangkan pertandingan dengan Skor 3-2. Di babak semifinal, Cardiff menang meyakinkan 3-0 melawan Reading di Molineux Stadium. 23 April tahun1927, Cardiff bertemu Arsenal di Final Piala FA 1927 di Stadion Wembley. Cardiff berhasil mengalahkan Arsenal 1-0 lewat gol dari Hughie Ferguson. Mereka menjadi satu-satunya tim non-Inggris yang memenangkan trofi Piala FA. Cardiff Pun meraih Trofi Nasional untuk pertama kalinya dalam Sejarah Mereka.

Penurunan Cardiff

Musim berikutnya, 1927–28, mereka masih konsisten setelah finis enam besar Klasemen Liga. Tetapi, mereka tidak berhasil mempertahankan gelar Piala FA setelah berakhir di babak kelima, mereka kalah oleh Nottingham Forest. Segera setelah Penampilan yang luar biasa pada musim – musim sebelumnya, klub pun mulai memasuki penurunan yang tajam. Cardiff terdegradasi dari Divisi Pertama musim 1928-29. Meskipun kebobolan gol paling sedikit dari semua tim peserta di divisi tersebut saat itu.

Setelah dua musim bertahan di Divisi Kedua, mereka terdegradasi lagi pada tahun 1930-31 ke Divisi Tiga Selatan setelah hanya memenangkan 8 dari 42 pertandingan liga mereka. Selama musim pertama klub di divisi bawah Football League, Cardiff mencatat kemenangan liga terbesar dalam sejarahnya setelah mengalahkan Thames dengan skor 9-2, Walter Robbins sukses mencetak 5 gol. Manajer Fred Stewart, yang telah memimpin selama 22 tahun meninggalkan Klub. Sampai saat ini, Stewart tetap menjadi manajer terlama dalam sejarah klub Cardiff City.

Di samping terdegradasi ke Divisi Ketiga Selatan pada tahun 1932. Mereka juga mengalami massalah keuangan. Cardiff City juga terpaksa mengajukan pemilihan ulang setelah finis di posisi terbawah divisi. Industrialis Herbert Merrett menaruh minat pada klub dan lebih dari setahun, dia memperoleh kendali atas klub dan menghapus hutang jangka panjangnya. Herbert Merrett menunjuk Cyril Spiers sebagai sekretaris-manajer menggantikan Jennings untuk musim 1939–40. Namun, musim Football League dihentikan setelah tiga pertandingan pembukaan menyusul pecahnya Perang Dunia II.

Kebangkitan Kembali Cardiff City FC

Spiers memutuskan menggunakan waktu kosong tersebut untuk mengembangkan akademi pemuda klub, pembibitan dan menarik anak-anak muda lokal yang berbakat. Namun, Spiers mengundurkan diri dari posisinya karena perselisihan kontrak dengan dewan. Billy McCandless ditunjuk sebagai penggantinya dan, meskipun menderita kekalahan melawan tim Spiers yang baru, yaitu Norwich City dalam pertandingan pembukaan mereka. Tetapi mereka keluar sebagai juara Divisi Ketiga Selatan. Penyerang Stan Richards mencetak 30 gol dalam satu musim liga yang menjadikannya rekor klub baru. Rekor tersebut bertahan hingga 2003. Meskipun sukses, McCandless memutuskan untuk menerima tawaran dari saingan lokal mereka Swansea Town dan meninggalkan Cardiff. Cyril Spiers datang kembali menjadi manajer Cardiff untuk kedua kalinya.

Cardiff baru bisa mencapai promosi kembali ke Divisi Pertama pada musim 1951-52 dan untuk pertama kalinya sejak tahun 1929 atau tepatnya selama 23 tahun. Spiers kembali meninggalkan klub untuk kedua kalinya pada tahun 1954, setelah berselisih dengan ketua Herbert Merrett. Ketua Cardiff Sir Herbert Merrett menjalin hubungan dekat dengan Torquay United setelah dia menjadi pengunjung tetap ke sebuah hotel yang dimiliki oleh ketua Torquay.

Pengganti Spiers adalah asistennya Trevor Morris. Di bawah Morris, musim 1956-57, mereka terdegradasi ke Divisi Kedua. Bill Jones dipilih sebagai penggantinya, dia berhasil membawa promosi kembali ke Divisi Pertama pada musim 1959-60. Namun, mereka hanya mampu dua musim sebelum kembali ke Divisi Kedua pada tahun 1961-62 setelah Finis di posisi ke-2.

Cardiff City Era Liga Premier Inggris

Setelah itu, Cardiff tidak pernah berhasil kembali lagi ke kasta tertinggi sepakbola Inggris selama 52 tahun lamanya. . Bahkan pada musim 1986-87 mereka turun di Divisi Keempat. Penampilan mereka cukup mengecawakan sampai pada akhirnya musim 2013-14 untuk pertama kalinya dalam 52 tahun Cardiff berhasil ke kasta Utama Liga Inggris yang sudah berubah menjadi Liga Premier Inggris. Walaupun hanya menjadi tim penggembira saja, karena mereka kembali terdegradasi lagi setelah menempati posisi Buncit Klasemen Liga.

Mulai tahun 2016, mereka membangun kembali klub di bawah manajer Neil Warnock dan finis kedua di Kejuaraan pada 2017–18, mengalahkan Fulham untuk tempat promosi otomatis. Mereka bertahan satu tahun di Liga Premier Inggris hingga musim 2018-2019. Hingga musim 2021-22 berakhir Cardif masih di Divisi Championship untuk ketiga kalinya berturut-turut mereka di Kejuaraan.

Info Dasar

Berdiri : 1899

Negara : Wales

Kota : Cardiff

Stadion

Sophia Gardens (1899-1910)

Ninian Park (1910-2009)

Cardiff City Stadium (2009- Sampai Sekarang)

Prestasi

Piala FA : 1

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: