Sejarah Burnley FC

Burnley FC  menjadi bagian sejarah pendirian Football League. Klub ini termasuk dari 12 klub Sepak Bola Liga Inggris yang mendirikan Football League pada tahun 1888. Selama bertahun-tahun klub telah memenangkan dua gelar liga  tahun 1921 dan 1960 ditambah satu gelar Piala FA tahun 1914. Beberapa pemain terkenal dalam sejarah Burnley FC adalah Jerry Dawson, Tom Boyle, Bob Kelly, Jimmy Adamson, Jimmy Mcllroy dan John Connelly.

Sejarah Berdirinya Burnley FC

Klub ini berdiri pada tahun 1882 sebagai klub olahraga Rugby dengan nama Burnley Rovers. Beberapa tahun kemudian mereka pindah jurusan, dari olahraga dari rugby menjadi sepak bola dan namanya pun ikut berubah menjadi Burnley Football Club.

Selain dua gelar Football League, Burnley merupakan salah satu tim tersukses di Lancashire Senior Cup dengan mengoleksi lebih dari sepuluh gelar. Gelar yang pertama mereka raih pada tahun 1890.

Perkembangan Burnley

Kemajuan pertama datang ketika mereka meraih  gelar Divisi Kedua pada tahun 1897-98. Setelah berusaha selama tujuh belas tahun. Mereka baru memenangkan gelar bergengsi pertama mereka dalam kemenangan Piala FA pada tahun 1914, dengan kemenangan 1-0 melawan Liverpool. Gelar tersebut mereka raih beberapa bulan sebelum pecahnya Perang Dunia I.

Setelah Perang berakhir, pada musim 1920-21 tim mendapatkan rekor tak terkalahkan yang luar biasa. Mereka tak pernah kalah dari 30 pertandingan di Liga Inggris. Saat mereka memimpin Klasemen Liga utama Inggris sebagai gelar perdana dalam sejarah sepak bola mereka, setelah menjadi runner-up pada musim sebelumnya. Rekor liga yang luar biasa tersebut bertahan selama lebih dari 80 tahun, hingga dikalahkan oleh Arsenal di pada musim 2003/04.

Kemudian setelah Perang Dunia Kedua berakhir, Clarets kembali degradasi ke Divisi Kedua atau Championship. Namun, Klub langsung promosi kembali pada musim berikutnya bersama Manchester City dan mereka juga mencapai final Wembley pertama mereka, di mana mereka kalah di Piala FA 1-0 dari Charlton Athletic.

Gelar Pertama

Pada  awal tahun 1959/60, gelar Divisi Pertama kembali mereka raih setelah beberapa kali nyaris gagal mendapatkannya.

Dua musim kemudian klub mengklaim gelar ganda, tapi sebagai runner-up saja. Kalah dari Ipswich Town di Liga dan Tottenham Hotspurs di Final Piala FA, kalah 3-1 dalam pertandingan di Wembley.

Finis ketiga di musim 1965-66 membuat Burnley berhak tampil pada kompetisi eropa, yaitu kompetisi Inter-Cities Fairs Cup yang merupakan Cikal Bakal dari Piala Champions UEFA dan Liga Europa. Penampilan Burnley berjalan dengan sangat baik. Mereka berhasil mengalahkan Stuttgart (Jerman) dan Lausanne (Swiss). Merek  menjadi korban awal sebelum Burnley secara mengejutkan mengalahkan Napoli. Tetapi mereka kalah di perempat final saat melawan Eintracht Frankfurt. Setelah mereka bermain imbang di Jerman, tetapi Clarets harus mengakui kekalahan 2-1 di kandang mereka yaitu, Turf Moor.

Setelah itu, selama beberapa dekade pengaruh Burnley di papan atas mulai berkurang dan mereka akhirnya terdegradasi pada tahun 1971 dan namanya mulai jarang terdengar lagi.

Era Liga Premier

Pada tahun 1992, Clarets menciptakan sejarah dengan menjadi tim kedua yang memenangkan keempat gelar divisi di sepak bola Liga Inggris. Wolverhampton Wanderes menjadi tim pertama yang meraihnya. Ketika mereka memenangkan Divisi Keempat dan lolos dari Divisi terbawah liga setelah selama tujuh musim berkompetisi di sana.

Dua tahun kemudian mereka berhasil promosi ke Divisi Satu yang baru melalui babak play-off di Wembley. Setelah menang  4-2 di final melawan Stockport County. Tapi sayangnya, mereka hanya bertahan satu musim dan kembali turun kasta.

Pada juni 1998 Stan Ternent datang sebagai manajer Burnley menggantikan mantan bintang Inggris Chris Waddle, yang bertugas sebagai pemain-manajer pada musim sebelumnya.

Selama enam tahun masa kepelatihan Stan berjalan sukses dan kebangkitan klub mulai terlihat. Keuangan Klub mulai stabil  Stan datang menjadi tokoh penting dalam sejarah Klub baru-baru ini.

Musim 1999/2000 berjalan tepat sebelumnya, pada hari terakhir musim Liga Berakhir. Burnley memenangkan promosi kembali ke Divisi Pertama dengan secara dramatis mengalahkan Scunthorpe United 2-1 di Glanford Park.

Perjalanan Ternent di Turf Moor akhirnya berakhir pada musim panas 2004, ketika klub memutuskan untuk tidak menawarkan kontrak baru kepadanya.

Masa Penurunan Burnley FC

Kemudian, Steve Cotterill menggantikan Ternent pada Juni 2004. Salah satu yang menarik dari mantan manajer Cheltenham Town ini adalah saat Burnley menang 1-0 atas juara Eropa Liverpool di Piala FA pada Januari 2005.

Namun, Cotteril menjalani  19 pertandingan tanpa kemenangan yang suram di musim sebelumnya, pada musim 2007/08 klub akhirnya berpisah dengan Cotterill dengan tidak memperpanjang kontraknya.

Pada November 2007, Coyle akhirnya resmi menjadi manajer Burnley yang baru. Pelatih asal Skotlandia itu memimpin klub tampaknya menjanjikan.

Dan pada bulan Mei 2009, setelah perjalanan Piala Liga yang luar biasa yang membawa The Clarets ke dalam beberapa menit dari final impian, impian terpenuhi saat Burnley mencapai promosi ke Liga Premier untuk pertama kalinya.

Tepatnya, itu terjadi di Wembley ketika gol ajaib Wade Elliott menghasilkan kemenangan 1-0 yang menakjubkan atas Sheffield United di Final Play-Off Championship untuk mengakhiri 33 tahun pengasingan Clarets dari papan atas Liga Inggris.

Fase Turun Naik Burnley FC

Petualangan Liga Premier secara sensasional dengan kemenangan 1-0 atas juara bertahan Manchester United di Turf Moor. Robbie Blake mendapat kehormatan untuk mencatatkan sejarah di Burnley FC setelah mencetak gol pertama klub di Liga Premier Inggris.

Tapi meskipun awal yang baik dengan empat kemenangan kandang berturut-turut meningkatkan harapan untuk para penggemar.  Sebuah bencana untuk Burnley terjadi di pertengahan musim ketika Coyle, yang telah berhasil membawa Burnley ke papan atas Liga Inggris, terpikat untuk menjadi manajer  Bolton Wanderers.

Mantan bek Burnley Brian Laws menggantikan posisi Coyle, tetapi dia tidak mampu menyelematkan klub setelah mengakhiri musim di tempat ke-18, akhirnya Burnley  terdegradasi kembali ke Divisi Championship.

Dan setelah paruh pertama musim 2010/11 yang tidak berjalan sesuai harapan Klub, Laws dipecat pada Januari 2011 dan digantikan oleh mantan bos Bournemouth Eddie Howe, yang membawa Burnley finis di urutan kedelapan di Championship musim 2011/12.

Howe tak bertahan lama, dia meninggalkan klub pada Oktober 2012, kembali ke Bournemouth karena alasan keluarga. Kemudian Sean Dyche menjadi penggantinya, yang akan menghidupkan kembali klub dan memberikan kemajuan untuk Klub.

Bertahan Di Liga Premier Inggris

Sean Dyche berhasil membawa klub kembali ke Liga Premier pada musim selanjutnya, hanya kalah lima pertandingan dan membuat banyak rekor baru.  Tetapi dengan bertahannya di Liga Premier Inggris memastikan pendapatan tambahan dari Hak Siar TV dan klub telah mengambil kembali kepemilikan stadion dan fasilitas Turf Moor yang terkenal – masa depan klub kembali terlihat cerah.

Info Dasar

Berdiri : 1882

Negara : Inggris

Kota : Burnley

Stadion

Calder Vale (1882-1883)

Turf Moor (1883- Sampai sekarang)

Prestasi

Divisi Pertama/Liga Premier Inggris : 2

Piala FA : 1

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: