Sejarah AFC Bournemouth

Walaupun Sejarah AFC Bournemouth telah bermain di liga sepak bola profesional Inggris sejak 1923. Tetapi Klub ini belum pernah memperoleh satu gelar pun di turnamen teratas Liga Inggris. AFC Bournemouth adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Kings Park, Boscombe, pinggiran kota Bournemouth, Dorset, Inggris. Berdiri pada tahun 1899 dengan nama Boscombe. Klub mengganti nama menjadi AFC Bournemouth saat ini pada tahun 1971. Tim yang mempunyai julukan “The Cherries”, ini  memainkan pertandingan kandang mereka di Dean Court sejak 1910. Mereka berhasil promosi ke Liga Premier Inggris untuk pertama kalinya pada tahun 2015.

Sejarah Berdiri AFC Bournemouth

Meskipun tanggal pasti pendirian klub tidak diketahui secara pasti, tetapi ada bukti bahwa klub itu terbentuk pada musim gugur tahun 1899 dari sisa-sisa Klub Sepak Bola Institut Boscombe St. John.  Klub ini awalnya bernama Boscombe Football Club. Presiden pertama mereka adalah Mr. JC Nutt.

Di musim pertama mereka, 1899–1900, Boscombe berkompetisi di Distrik Liga Junior Bournemouth. Mereka juga bermain di Hants Junior Cup. Selama dua musim pertama, mereka bermain di stadion Castlemain Avenue, Pokesdown. Lalu pada musim ketiga mereka, tim pindah bermain di King’s Park Stadium. Pada musim 1905–06, Boscombe lulus menjadi klub sepak bola amatir senior. Untuk pertama kalinya, pada musim 1913–14 klub ikut berkompetisi di Piala FA.

Agar klub lebih mewakili wilayahnya, maka namanya diubah menjadi Klub Sepak Bola Atletik Bournemouth & Boscombe pada tahun 1923. Pada tahun yang sama, klub terpilih ke Divisi Selatan, Divisi Liga yang baru diperluas. Pertandingan liga pertama mereka melawan Swindon Town pada tanggal 25 Agustus 1923, Bournemouth kalah 3-1. Pertandingan liga pertama di Dean Court juga melawan Swindon, di mana Bournemouth memperoleh poin liga pertama mereka setelah bermain imbang 0-0.

AFC Bournemouth Masuk Football League

AFC Bournemouth menjadi anggota Football League pada tahun 1923. Mereka mereka masuk ke divisi III selama lima dekade berturut-turut sebelum terdegradasi ke divisi empat. Bournemouth tetap tercatat sebagai anggota terlama penghuni Divisi III sampai saat ini atau Mereka tetap di Divisi III Selatan selama 35 tahun tanpa merasakan Promosi maupun Degradasi.

Sebagai klub liga, Bournemouth harus menunggu sampai setelah Perang Dunia Kedua sebelum memenangkan trofi pertama mereka. Ketika itu mereka mengalahkan Walsall di Piala Divisi III (Selatan) di final di Stamford Bridge pada tahun 1946. Bermain di Divisi Ketiga yang baru direorganisasi pada tahun 1958 kemudian  terdegradasi pada tahun 1969-70. Tetapi mereka langsung promosi kembali musim selanjutnya  pada tahun 1970–71.

Bournemouth dan Boscombe Athletic FC, yang merupakan nama sampai tahun 1972, ketika menjadi AFC Bournemouth (beberapa sumber telah menyatakan AFC singkatan dari Athletic Football Club, yang tidak benar sedangkan tujuannya adalah untuk merampingkan dan memodernisasi nama dan memberikan nuansa dan suara kontinental). Selain itu, untuk menempatkan klub di atas daftar abjad klub Liga Sepak Bola Inggris

Klub mengubah nama klub menjadi AFC Bournemouth pada tahun 1971, dengan tujuan agar klub tersebut muncul pertama kali dalam daftar klub Inggris berdasarkan urutan alfabet. Setahun kemudian, klub mengadopsi lencana baru sebagai simbol kemajuan klub. Garis-garis di latar belakang didasarkan pada kaus klub, sedangkan di latar depan adalah profil seorang pemain yang menyundul bola. Yang bermaksud untuk menghormati Dickie Dowsett, pencetak gol terbanyak untuk klub yang bermain pada tahun 1950-an sampai 1960-an.

Rekor Klub AFC Bournemouth Periode 1970-1999

Kemenangan terbesar klub terjadi pada November 1971, ketika pertandingan Piala FA melawan Margate dengan skor 11-0. Ted MacDougall sukses mencetak 9 gol pada waktu itu. Kemudian Bournemouth Terdegradasi kembali ke Divisi IV pada musim 1974-75, mereka harus menunggu sampai musim 1981–82 untuk kembali promosi ke Divisi III lagi.  Bournemouth mencatatkan sejarah kemenangan terkenal atas juara bertahan Manchester United di Piala FA pada Januari 1984, saat itu Harry Redknapp menjadi pelatihnya dan setelah mengangkat Piala Anggota Asosiasi pada tahun1984.

Kemudian Bournemouth memenangkan gelar Divisi III pada musim 1986-87 dan promosi ke Divisi II. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah AFC Bournemouth menjadi juara Divisi III.  Mereka menghabiskan tiga musim di Divisi II, karena pada musim 1989-90 mereka kembali turun kasta ke Divisi III. Musim 1988–89, mereka finis di posisi ke-12 dan merupakan peringkat tertinggi klub di kompetisi Liga Inggris atau Football League hingga musim 2013–14.

tetapi mereka harus masuk administrasi pada tahun 1997 karena masalh keuangan dan berakhir kembali di tingkat keempat dengan degradasi pada tahun 2002, meskipun segera mendapatkan promosi dengan memenangkan play-off pada tahun 2003 .

Penampilan Awal abad 21

Sean O’Driscoll menjadi pelatih klub menggantikan Mel Machin pada awal musim 2000-01. Di musim pertamanya O’Driscoll sebagai manajer, Bournemouth nyaris tersingkir di playoff Divisi Dua tetapi terdegradasi setahun kemudian. Tetapi Dewan tetap percaya pada O’Driscoll dan berhasil promosi lagi  melalui babak playoff Divisi III pada musim 2002–03.

James Hayter mencetak hat-trick liga tercepat dalam sejarah Sepak Bola Liga Inggris selama musim 2003-04. The Cherries memimpin 3-0 melawan Wrexham. Dan kemudian Hayter masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti pada menit ke 86. Hayter berhasil mencetak tiga gol dalam waktu dua menit dan 17 detik, membuat skor akhir 6-0 untuk kemenangan Bournemouth.

Klub menjadi yang pertama mencetak lima gol di Stadion Milenium ketika mereka mengalahkan Lincoln City 5-2 di 2002-03 Final play-off Divisi III. Di bawah Peleatih O’Driscoll, Bournemouth nyaris lolos ke babak play-off untuk musim 2003–04 dan 2004–05. Akan tetapi kemudian, berjuang menghindari degradasi di musim 2005–06. Kemudian Sean O’Driscoll pergi untuk menjadi manajer Doncaster Rovers dan Ia digantikan oleh Kevin Bond.

Masalah Keuangan (2008–2009)

Pada Februari 2008, Bournemouth harus masuk administrasi kembali, klub mendapat hukuman pengurangan sepuluh poin yang menempatkan mereka pada zona degradasi Klasemen Liga. Bournemouth memiliki utang sekitar £4 juta dan hampir gulung tikar sepenuhnya dan klub pun mengakhiri musim dengan terdegradasi ke Football League Two.

Pada awal musim 2008-09, manajer Bond dipecat dan digantikan oleh mantan pemain Jimmy Quinn, Dia hanya melatih beberapa bulan sebelum klub memecatnya lagi. Mantan pemainnya Eddie Howe mengambil alih sebagai manajer dengan peringkat klub masih terpaut sepuluh poin di dasar liga sebagai juru kunci. Howe menjadi manajer termuda di Football League pada usia 31 saat itu.

Dalam pertandingan kandang terakhirnya pada musim 2008-09, Bournemouth berhasil bertahan di Football League Two Setelah mengalahkan Grimsby Town 2-1. Berkat kemenangan tersebut mereka keluar dari Zona Degradasi pada Klasemen Akhir Liga.

Promosi ke Liga Premier (2009–2015)

Musim penuh pertama Howe membawa kesuksesan saat Bournemouth finis kedua di Football League II dan secara otomatis mendapatkan promosi ke Football League I dengan dua pertandingan tersisa. Howe kemudian meninggalkan klub untuk melatih Burnley selama musim berikutnya.

Pada musim 2012–13, Groves sang pelatih  dipecat pada Oktober 2012 setelah membuat klub berada di Zona papan bawah klasemen. Kemudian Eddie Howe kembali datang sebagai manajer Bournemouth lagi. Tidak hanya membawa klub merangkak naik peringkat, Howe juga berhasil membawa klub mencapai promosi ke Liga Inggris Championship. Kembali ke kasta kedua sepak bola Inggris untuk pertama kalinya sejak 1990. Klub juga memperkenalkan lambang klub baru. Setelah awal yang menjanjikan untuk bertahan di Championship, klub juga menembus putaran keempat Piala FA setelah kalah dari klub Liga Premier Liverpool yang berakhir dengan Skor 2-0. Bournemouth juga menyelesaikan musim pertama mereka untuk tetap di Championship pada tempat kesepuluh dan menjadi posisi tertinggi mereka di Football League.

Bournemouth mencatatkan kemenangan tandang terbesar dengan skor 8–0 di St. Andrew’s ketika melawan Birmingham City. Ini adalah pertama kalinya The Cherries mencetak delapan gol dalam pertandingan liga dan margin kemenangan terbesar mereka di liga (tidak termasuk kemenangan 10–0 atas Northampton Town pada September 1939, karena liga berhenti akibat perang Dunia II).  Klub juga melanjutkan kesuksesannya dengan kemenangan 2-1 atas tim Liga Premier West Bromwich Albion di Piala Liga Inggris, AFC Bournemouth mencapai perempat final kompetisi untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Klub menghabiskan sebagian besar musim 2014–15 di papan atas klasemen dan kemenangan tandang 3-0 lawan Charlton Athletic pada hari terakhir musim sudah cukup untuk meraih gelar Kejuaraan dan promosi pertama kalinya ke papan atas sepakbola Inggris. Ini merupakan Sejarah yang sangat panjang bagi AFC Bournemouth untuk mencapainya.

Periode Liga Premier Inggris (2015–2020)

Pada musim pertama Bournemouth di Liga Inggris, Tim berjuang untuk menghindari Degradasi. Bournemouth akhirnya finis di urutan ke-16 di Klasemen Liga dan terhindar dari degradasi.

Musim 2016-17 merupakan pencapaian terbaik mereka setelah berhasil finis di peringkat ke-9 klasemen Liga Inggris. Setelah bertahan selama 5 musim di Liga Premier Inggris Bournemouth harus kembali terdegradasi ke Divisi Championship setelah menempati posisi ke-18 di akhir Liga. Pada Musim 2021-22 Bournemouth sedang berjuang untuk kembali ke Liga Premier Inggris dan sepertinya menjadi kandidat kuat untuk menjadi tim promosi karena mereka berada di peringkat ke-2 Klasemen Sementara Liga Championship terpaut 6 poin di bawahnya Hudersfield Town. 

Info Dasar

Berdiri : 1899
Negara : Inggris
Kota : Bournemouth

Stadion

Dean Court (1910-Sampai Sekarang)

Prestasi

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: