Fulham Juara Championship 2021-22

Fulham sukses menjadi juara Sky Bet Championship musim 2021-22. Pada akhirnya Fulham kembali lagi berkompetisi di Liga Premier Inggris. Setelah mereka turun ke Championship musim sebelumnya. Fulham berhasil mengunci gelar EFL Champhionship terjadi pada pekan ke 45 ketika berhasil mengalahkan Luton Town. Setelah sebelumnya pada Pekan ke 43 Fulham berhasil memastikan diri untuk lolos Promosi secara Otomatis saat mengalahkan Preston North End.

Mungkin Promosi Ke Liga Premier Inggris bukan hal yang istimewa bagi mereka. Karena dalam 5 musim terakhir mereka sudah 3 kali Promosi dari EFL Championship. Mereka hanya menjadi Tim penggembira saja musim-musim sebelumnya. Yang menjadikan mereka istimewa adalah karena Gelar Juara Championship merupakan gelar pertama yang mereka raih. Setelah hampir 20 tahun tanpa meraih gelar apapun dan koleksi 100 gol mereka di EFL Championship menjadikan mereka Tim ke 24 yang berhasil dengan Capaian tersebut dalam Sejarah Liga. 

Peran Marco Silva untuk Fulham

Setelah kemenangan 3-0 atas Preston North End pada 19 April 2022, Fulham secara matematis telah mengamankan posisi dua teratas di Championship. Maka, The Cottagers menjadi klub pertama dari tiga klub yang bersaing yang telah pasti mengamankan promosi ke Liga Premier Inggris musim depan.

Dua minggu kemudian, Fulham sudah pasti mendapatkan mahkota juara Championship dengan kemenangan 7-0 atas Luton Town. Los blancos berada di puncak kasta kedua Liga Inggris, kembali ke papan atas untuk ketiga kalinya dalam lima tahun terakhir. Mereka berharap kali ini akan berbeda dan mampu berbuat lebih baik lagi dari sebelumnya.

Manajer Marco Silva dan Fulham berhasil mencetak jumlah gol yang gila dalam mengejar tempat di Liga Premier dengan 100 golnya. Sedikit penurunan pada akhir September membuat klub turun ke tempat kelima, tetapi dengan cepat bangkit dan berada di puncak pada akhir November. Fulham tidak pernah lagi tergantikan posisinya. Fulham naik ke puncak klasemen EFL Championship di awal musim 2021-22 dan tetap di sana cukup lama.

Perubahan Manajerial Fulham dan Juara

Fulham membuat perubahan manajerial Fulham setelah degradasi dari Liga Premier musim lalu. Itu adalah langkah yang berisiko untuk Klub. Tetapi, Langkah ini telah terbukti berhasil. Silva berhasil menjadikan Fulham sebagai tim juara dengan penguasaan bola yang terbaik dengan rata – rata 60%  sepanjang musim di Championship. Dan Menghasilkan 457 operan yang menakjubkan. Ini merupakan cerminan bagus dari apa yang telah terjadi pada Fulham di bawah Silva.

Dengan Formasi 4-2-3-1 pilihannya, menjadikan  Aleksandar Mitrovic sebagai mesin Gol di depan dengan dukungan Fabio Carvalho Wonderkid Fulham, Nathaniel Chalobah dan Harrison Reed di tengah lapangan. Ini juga merupakan kebangkitan kapten klub Tom Cairney, yang penampilannya sempat menurun sejak Klub terdegradasi.

Musim yang membuat istimewa Fulham adalah rekor mencetak gol, dengan selisih gol +63 yang menakjubkan dengan 106 gol dari 46 pertandingan musim ini. Untuk menetapkan rekor gol satu musim sebelumnya mengikuti Manchester City dengan 108 gol pada musim 2002-03.

Aksi Mitrovic membawa Juara Championship

Striker Mereka yang merupakan pemain internasional Serbia, Aleksandar Mitrovic tak terbendung musim ini di Championship. Setelah tiba dari Newcastle pada Januari 2018 dengan penampilan yang kurang konsisten sebelumnya. Dengan torehan 43 gol dalam 43 pertandingan liga, Mitrovic telah memecahkan rekor gol satu musim Championship sebelumnya dengan 31 gol Ivan Toney dari Brentford tahun lalu.

Namun, Pembuktian Mitrovic masih harus kosisten dalam jangka panjang saat klub menuju berlaga di Liga Premier musim depan. Mitrovic memiliki 78 gol yang luar biasa dalam 101 pertandingan di kompetisi Liga Inggris sejak bergabung dengan Fulham, tetapi hanya 14 gol dalam 64 pertandingan di Liga Premier. Termasuk hanya tiga golnya dalam 27 pertandingan saat Fulham degradasi musim 2020-21.

Fulham dengan performanya yang luar biasa musim ini telah melahirkan seorang Wonderkid baru dari Akademi muda Fulham, Yaitu Fabio Carvalho. Fabio Carvalho merupakan produk asli Fulham berusia 19 tahun. Dia melakukan debut profesionalnya di akhir musim Liga Premier musim lalu dan musim ini telah berubah menjadi komponen penting dari serangan – Serangan berbahaya Fulham.

Dia juga sudah masuk radar banyak klub top Inggris sejak awal musim dan sudah pasti bergabung dengan Liverpool Musim depan setelah menolak untuk memperpanjang kontraknya bersama Fulham.

Skuad Fulham Untuk Musim 2022-23

Fulham tidak diragukan lagi akan membuat perubahan signifikan musim panas ini, seperti yang dilakukan sebagian besar tim yang baru promosi. Agar mereka tetap bertahan di Liga Premier dan lebih baik lagi. Karena, kemungkinan banyak pemain andalan mereka menjadi incaran Klub Top Liga Inggris dan bukan tidak mungkin mereka memilih untuk pergi.

Selain Fabio Carvalho yang disebutkan di atas, yang hampir pasti akan meninggalkan klub musim panas ini dan tidak diharapkan pinjaman kembali dari Liverpool, ada orang lain yang kemungkinan akan pergi. Pemain yang memperpanjang kontraknya termasuk bek Amerika Serikat Tim Ream, Pemain tengah Jean-Michel Seri dan bek tengah Alfie Mawson. Ream sepertinya hampir pasti akan meninggalkan klub, karena penampilannya  di bawah level Liga Premier Inggris saat Fulham mengalami 2 kali degradasi baru-baru ini. Kedatangan Mawson ke Fulham sangat diharapkan untuk membawa perubahan, tetapi hal itu tidak berhasil karena beberapa masalah cedera dan dia diharapkan untuk dijual juga.

Seri adalah kasus yang lebih sulit lagi. Bagian dari belanja musim 2018  ini terkenal dan awalnya dianggap sebagai pembelian mahal yang gagal bersinar.

Mendatangkan Pemain Baru

Meskipun Sukses besar di Championship sebagai juara, masih banyak kekurangan dan lubang yang harus diperbaiki dalam skuad Fulham musim 2022-23 nanti. Sejumlah pemain saat ini telah membuktikan bahwa mereka tidak pantas berada di Liga Premier musim depan dan harus segera ada perbaikan Skuad.

Menggantikan energi dan kreativitas Carvalho yang paling sulit dan menemukan striker lain yang tajam jika Mitrovic gagal lagi tampil baik di Liga Premier.. Semua ini harus dilakukan, bagaimanapun juga tanpa perombakan total seperti musim 2018-19 membuktikan klub yang baru promosi tidak bisa begitu saja menggunakan Skuad yang sama tetapi hasilnya mereka tidak mampu untuk tetap bertahan.

Beberapa rumor menuju pemain sayap Shakhtar Donetsk berusia 22 tahun, Manor Solomon. Ini sangat terjangkau bagi klub karena potongan harga yang lebih murah akibat perang di Ukraina. Jika tidak, Klub hanya bisa menjadi Tim promosi penggembira saja di papan atas Liga. Fulham harus meningkatkan kualitas skuadnya tetapi juga melakukannya harus belajar dari kesalahan masa lalu.

Bisakah Fulham bertahan di Liga Inggris?

Kegagalan di musim 2020-21 sebagian besar bermuara pada satu hal. Klub mencoba bermain seperti Man City dan gagal. Itu menghasilkan pertahanan yang keropos dan serangan yang gagal menghasilkan gol. Sekarang, klub tampaknya telah menyempurnakan gaya permainan itu. Tetapi sekali lagi, naik ke Liga Premier menimbulkan pertanyaan. Akankah Fulham memberikan gaya penguasaan bola lagi di Liga Premier? atau mengubah arah ke serangan balik yang lebih tradisional seperti yang biasa  klub yang baru promosi lakukan.

Pertama dan terpenting, klub harus memutuskan apakah akan memberi Aleksandar Mitrovic kesempatan lain untuk membuktikan bahwa dia bisa menjadi striker yang bisa bersaing di Liga Premier Inggris. EFL Championship yang menjadi pembuktiannya dengan rekor gol yang dia hasilkan musim ini. Karena di tiga kesempatan tampil di Liga Premier bersama Fulham dan Newcastle, dia belum bisa memenuhi standar. Pada usia 27 tahun, semoga saja bisa mematangkan kualitasnya di Papan Atas Liga.

Berita Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Masukan Alamat Email Anda

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Sudut Bola will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.
%d blogger menyukai ini: